THR PNS dan Pensiunan Cair dalam Hitungan Jam, Ada Kabar Buruk 12 Golongan Ini Tak Terima

THR (tunjangan hari raya) bagi pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI-Polri dan pensiunan akan cair dalam hitungan jam ke depan.

Youtube Tribun Wow
Presiden Jokowi mengumumkan THR PNS dan Pensiunan Cair Paling Lambat Jumat 15 Mei 2020 besok. Ada Kabar Buruk 12 Golongan Ini Tak Terima THR. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - THR (tunjangan hari raya) bagi pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI-Polri dan pensiunan akan cair dalam hitungan jam ke depan.

Ada kabar buruk karena 12 golongan PNS dan TNI-Polri ini dipastikan Presiden Jokowi tak terima THR tahun 2020.

Seperti diketahui, besaran dan siapa saja PNS dan anggota TNI-Polri yang berhak menerima THR  tahun 2020 berubah.

Pencairan THR bagi PNS, anggota TNI-Polri dan pensiunan menyesuaikan anggaran pemerintah yang banyak tersedot untuk penanganan pandemi Virus Corona atau COVID-19.

Update Besaran THR PNS, TNI, Polri, Pensiunan Cair 15 Mei, Berikut Perbedaannya dengan Tahun Lalu

Cara Cairkan THR Pensiunan PNS, TNI dan Polri Besok 15 Mei 2020, Tak Dipotong Asuransi Kesehatan

THR PNS dan Pensiunan Cair Rp 29,382 Triliun Diputuskan Jokowi, ini Perbedaannya dengan Gaji ke-13

Update THR PNS Cair 15 Mei 2020, Nasib Gaji ke-13 yang Lebih Besar Dipertanyakan, Ini Penjelasannya

Pemerintahan Presiden Jokowi telah mengumumkan pencairan THR bagi PNS, anggota TNI dan Polri serta pensiunan paling lambat pada Jumat (15/3/2020).

Pencairan THR untuk para ASN ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2020 yang sudah ditandatanganiPresiden Joko Widodo ( Jokowi ), Selasa (12/5/2020). 

Dalam PP tersebut, pemerintah menyebut THR PNS serta anggotaTNI - Polri akan diberikan THR dengan komponen gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Berbeda dari tahun lalu, tunjangan kinerja tak diberikan dalam THR pada tahun ini. 

"Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat 1 diberikan bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, dan hakim dalam jabatan hakim madya muda ke bawah atau hakim dengan pangkat kolonel ke bawah di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya, paling banyak meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum," demikian ditulis Pasal 7 di PP Nomor 24 Tahun 2020. 

Untuk menghitung besaran THR bagi PNS, maka nilainya dihitung dari jumlah gaji pokok yang diterima PNS beserta tunjangan-tunjangannya yang melekat di dalamnya.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved