Doa Nabi Muhammad SAW saat Mengharap Lailatul Qadar, Malam 21 Ramadhan 1441 H Jatuh Hari Ini

10 Hari terakhir Ramadhan atau 21 Ramadhan itu menurut penanggalan 1441 H jatuh pada Kamis, 14 Mei 2020.

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
Istimewa
Ilustrasi - Doa Nabi Muhammad SAW saat Mengharap Lailatul Qadar, Malam 21 Ramadhan 1441 H Jatuh Hari Ini 

SURYA.co.id - Simak doa Nabi Muhammad SAW saat mengharap Lailatul Qadar di artikel ini.

Waktu malam lailatul qadar dijelaskan Allah terjadi saat Bulan Ramadhan, dan memiliki keutamaan lebih baik dari 1000 bulan.

Hal ini juga dijelaskan dalam ayat suci Al Quran, Surat Al Qadr ayat 1-5.

Untuk mendapatkan kemuliaan malam Lailatul Qadar, Nabi Muhammad SAW menyarankan umat muslim untuk terus beribadah di 10 hari terakhir Bulan Ramadhan.

Tata Cara Salat Malam, Mulai Salat Taubat, Tahajud, Tasbih, Hajat untuk Dapatkan Lailatul Qadar

Ini karena Allah SWT tidak memberitahukan kapan tepatnya malam penuh kemuliaan tersebut

Sabda Rasulullah: "Carilah malam lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan." (HR. Imam Bukhari).

Dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata, "Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersungguh-sungguh di 10 terakhir di bulan Ramadhan lebih dari pada bersungguh-sungguhnya beliau di hari-hari lainnya." (HR. Muslim dan Ahmad).

Tata Cara dan Doa Salat Tahajud untuk Dapatkan Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari 1000 Bulan

Juga Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari sahabat 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha bahwasannya "dahulu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam apabila telah masuk 10 terakhir beliau mengencangkan ikat pinggangnya, menghidupkan malam-malamnya dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW juga memerintah Ummul Mukminin Aisyah untuk berdoa di malam-malam itu.

10 Hari terakhir Ramadhan atau 21 Ramadhan itu menurut penanggalan 1441 H jatuh pada Kamis, 14 Mei 2020.

Artinya malam 21 Ramadhan dimulai hari ini Rabu 13 Mei 2020.

Doa Rasulullah untuk Mendapatkan Lailatul Qadar

عَنْ عَائِشَةَ ، قَالَتْ : قُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا ؟ قَالَ : قُولِي : اللَّهُمَّ إِنَّكَ عُفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Aisyah berkata, "Wahai Rasulullah, apa pendapatmu jika aku ketepatan mendapatkan malam lailatul qadar, apa yang harus aku ucapkan?", beliau menjawab: "Ucapkanlah, Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anna" (Ya Allah, sesungguhnya Engkau maha pemaaf mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku)." (HR. Ibnu Majah, yang dishahihkan oleh Al Albani).

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved