Kilas Balik

Prajurit RPKAD Tembak Mati 3 KKB Papua & Biarkan Mayatnya Tergeletak, Ternyata Ada Misi Terselubung

Seorang prajurit RPKAD, Sintong Panjaitan pernah menembak mati 3 anggota KKB Papua dan membiarkan mayatnya tergeletak. Begini kisahnya

Kolase kopassus.mil.id dan IST Tribun Medan
Sintong Panjaitan 

SURYA.co.id - Seorang prajurit RPKAD, Sintong Panjaitan pernah menembak mati 3 anggota kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua dan membiarkan mayatnya tergeletak.

Namun, bukan tanpa alasan prajurit Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) itu melakukan hal ekstrim tersebut.

Sintong Panjaitan memiliki tujuan terselubung yakni untuk memberikan shock therapy.

Melansir dari buku 'Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando' karya Hendro Subroto, kronologinya berawal pada tanggal 13 Maret 1969.

Sintong Panjaitan
Sintong Panjaitan (Kolase kopassus.mil.id dan IST Tribun Medan)

KKB Papua Pernah 3 Kali Dibabat Habis Pasukan Elite TNI, 347 Warga Tembagapura Jadi Sandera

Jadi Pimpinan KKB Papua Paling Legendaris, ini 4 Fakta Lodewijk Mandatjan, Pernah Ketemu Soeharto

Jejak Teror Lekagak Telenggen Pimpinan KKB Papua, Aksinya Beringas Serang PT Freeport Indonesia

Saat itu banyak sekali warga Papua yang lari masuk hutan untuk bergabung dengan KKB Papua.

Sintong Panjaitan dan prajurit RPKAD lainnya mendapat perintah untuk mencegah hal itu.

Warga Papua lari ke hutan akibat hasutan dari KKB Papua sebagai langkah untuk menggagalkan Penentuan Pendapat Rakyat atau Pepera.

Awalnya, pencegahan dilakukan dengan cara penghadangan pada jalur keluar menuju hutan.

Sintong Panjaitan menilai, kunci pencegahan harus dicari, sehingga dengan sendirinya mereka tidak mau masuk hutan.

Kunci pencegahan itu berupa shock therapy.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved