Selasa, 14 April 2026

Press Release

Selama Puasa dan Lebaran, Satgas Pertamina Siagakan BBM dan Elpiji di Jatim

Selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2020, pihaknya memprediksi akan ada penurunan konsumsi BBM di Jatim

Foto Istimewa
Pengisian tabung gas elpiji 3 kilogram 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Memasuki bulan Ramadan 2020, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V memastikan pasokan energi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk di Jawa Timur (Jatim).

Rustam Aji, Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR V, mengatakan, pihaknya telah membentuk Satgas (satuan tugas) Ramadan, Idul Fitri, dan COVID-19 atau Rafico 2020.

"Satgas bertugas memastikan ketersediaan BBM dan Elpiji, serta mulai aktif sejak 8 April hingga 8 Juni 2020,” kata Rustam Aji dalam rilis yang dikirimkan, Jumat (24/4/2020).

Selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2020, pihaknya memprediksi akan ada penurunan konsumsi BBM di Jatim, dibanding kondisi normal di awal tahun.

"Prediksi penurunan sebagai dampak dari berkurangnya mobilitas warga selama masa pandemi," tambah Rustam.

BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo), diperkirakan menurun 27 persen sama seperti di bulan April 2020 ini.

Rustam menyebutkan, konsumsi Gasoline untuk April ini rata-rata sebesar 9.500 kilo liter (KL) per hari, dari kondisi normal Januari dan Februari kemarin dengan volumen 12.900 KL per hari.

"Sedangkan untuk BBM jenis Gasoil (Bio Solar, Dex, Dexlite), penurunan konsumsi diprediksi sekitar 18 persen dibanding kondisi normal di Januari dan Februari, juga sama dengan bulan April ini," jelas Rustam.

Pada bulan April 2020, konsumsi rata-rata Gasoil di Jatim sebesar 4.900 KL per hari, turun dibanding konsumsi di awal tahun sebesar 6.000 KL per hari.

“Tim Satgas Rafico 2020 akan memonitor perkembangan penyaluran BBM setiap hari, dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi apabila ada perkembangan,” jelas Rustam.

Lebih lanjut Rustam menambahkan, mengingat adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa wilayah Jatim, serta adanya larangan mudik dari Pemerintah, berpotensi menyebabkan konsumsi Gaoline dan Gasoil justru turun dibandingkan di bulan April 2020.

Sementara itu, untuk konsumsi Elpiji 3 Kilogram (kg) di Jatim selama Ramadhan 2020 diprediksi meningkat 2 persen - 3 persen, dibanding kondisi Januari-Februari yang mencapai 3.900 metrik ton (MT) per hari.

"Peningkatan disebabkan kondisi masyarakat yang lebih banyak berkegiatan di rumah, dan momentum bulan Ramadan 2020 yang membuat kegiatan memasak semakin tinggi," ungkap Rustam.

Peningkatan ini lebih kecil dibandingkan masa Satgas RAFI 2019 lalu yang mencapai 6 persen - 7 persen, mengingat pembatasan kegiatan yang melibatkan keramaian seperti buka bersama atau pengajian.

Untuk mendapatkan harga sesuai HET, masyarakat dapat membeli LPG di pangkalan resmi yang dapat dikenali masyarakat dari papan nama atau spanduk yang terpasang di areal pangkalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved