Breaking News:

Lapor Cak

Layanan Uji Kir Setengah Hari, di Tengah Pandemi Corona Driver Wajib Cuci Tangan 

Kendaraan disemprot dengan disinfektan di pintu masuk Tempat Uji Kendaraan di Surabaya, Selasa (14/4/2020).

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
surya.co.id/nuraini faiq
Kendaraan disemprot dengan disinfektan di pintu masuk Tempat Uji Kendaraan di Surabaya, Selasa (14/4/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bagi pemilik kendaraan niaga atau angkutan barang saat pandemi corona di Surabaya ini tidak bisa bersantai untuk mengujikan kendaraan mereka.

Sebab waktu layanan pengujian kendaraan di Kota Surabaya kini hanya dibatasi setengah hari. 

Waktu kedatangan kendaraan maksimal pukul 11.00. Di luar jam itu akan diarahkan ke layanan pengujian kendaraan hari berikutnya.

"Belum banyak yang tahu jadwal layanan ini," ucap Muhlisin, salah satu sopir truk saat uji kir di Tempat Pengujian Kendaraan Tandes, Selasa (14/4/2020).

Dia nyaris tidak mendapat layanan uji karena tiba di Tempat Pengujian Kendaraan Tandes mendekati pukul 11.00.

Sejak musibah corona mewabah saat ini, layanan cek Kelaikan satiap kendaraan dan angkutan barang itu tetap buka. 

Namun, layanannya hanya buka setengah hari. Jadwal layanan juga dibatasi tidak sampai Sabtu atau Sabtu libur tak membuka layanan uji kIr.

Layanan uji kir Senin sampai Jumat mulai pukul 07.30.

Itupun dibatasi masa pendaftaran hanya pukul 10.00. Di atas jam ini tak lagi menerima pendaftaran uji kendaraan.

Pembatasan masa layanan ini terkait dengan pencegahan penyebaran virus covid-19 yang telah mengancam semua wilayah.

Setiap enam bulan sekali, semua kendaraan angkutan barang dan penumpang wajib uji kir.

Mulai dari uji kelistrikan, fungsi rem, ban, hingga semua fungsi lain pada kendaraan harus dipastikan berjalan normal, termasuk uji umisi.

 Jika sebelumnya semua kendaraan bisa bebas masuk areal pengujian.

Saat pandemi corona saat ini, semua kendaraan harus disterilkan dan lebih dulu disemprot disinfektan.

Mereka lebih dulu melalui gerbang disinfektan.

Satu per satu, kendaraan yang masuk akan disemprot disinfektan seperti hujan.

Kaca mobil diwajibkan untuk dibuka agar spray disinfektan masuk ke kabin mobil. 

Namun, ada juga yang manual, dengan mengerahkan petugas menyemprot kendaraan.

Termasuk kendaraan bus juga wajib disemprot bagian kabin penumpang. 

Petugas akan naik menyemprot seluruh kabin bus sebelum diuji. Semua layanan uji kir saat ini juga harus mematuhi protokol kesehatan.

"Kami wajib turun cuci tangan pakai sabun," tambah Muhlisin. 

Semula wajib uji atau pemilik kendaran mengaku ribet. Namun demi kenyamanan dan kesehatan bersama, mereka akhirnya melakukan prosedur dengan senang hati. Termasuk wajib cuci tangan.

Wastafel disediakan di sejumlah titik di Tempat Pegujian. Cuci tangan itu dilakukan bersamaan dengan kendaraan mereka yang disemprot disinfektan.

Kanan kiri sisi atas akan menyemprot disinfektan seperti hujan gerimis yang Rata membasahi kendaraan.

Para pemilik kendaraan sempat mencemaskan jika cairan disinfektan itu merusak cat bodi kendaraan. Sebab cairannya berwarna keputihan.

Apalagi jika kendaraan itu dibiarkan kepanasan dan mengendap di cat dan kaca mobil.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved