Cara Daftar Ulang SNMPTN 2020: UB Tak Perlu Legalisir & Tes Kesehatan, Berikut Jadwal & Mekanismenya
Hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2020 telah diumumkan di laman resmi LTMPT di http://pengumuman. snmptn.ac.id/.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID, MALANG - Hasil seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2020 telah diumumkan di laman resmi LTMPT di http://pengumuman. snmptn.ac.id/.
Sebanyak 96.496 siswa dinyatakan lulus SNMPTN 2020.
Selanjutnya, ribuan peserta ini akan mengikuti daftar ulang di masing-masing perguruan tinggi negeri yang terpilih.
Lalu, bagaimana cara daftar ulang di tengah pandemi virus corona covid-19?
Wakil Rektor Bidang Akademik, Universitas Brawijaya, Prof Dr drh Aulanni’am DES memastikan akan mempermudah proses daftar ulang SNMPTN.
Pihaknya tidak lagi menggelar tes kesehatan di awal.
Pendaftar yang lolos SNMPTN juga tidak perlu lagi mencari berkas yang harus dilegalisir sekolah.
"Yang penting, mahasiswa yang diterima tidak perlu repot untuk mencari berkas lain untuk kelengkapan UKT,” tegas Bu Aul, panggilan akrabnya, Rabu (8/4/2020).
Proses daftar ulang di UB sendiri akan di mulai pada Selasa mendatang (14-30/4/2020) melalui laman https://admisi.ub.ac.id.
Sedangkan penetapan UKT pada Senin (11/5/2020).
Tahun ini UB mengalami peningkatan peminat prodi di jalur SNMPTN dengan jumlah total 43.958 orang Jumlah ini mengalami peningkatan 700 orang dibanding tahun 2019.
Sedang untuk Bidikmisi yang kini berganti nama KIP Kuliah masih belum dipastikan peminat keseluruhan yang diterima di UB.
"Biasanya kuota untuk itu sebanyak 10 persen dari total mahasiswa yang diterima keseluruhan,” katanya. Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS berpesan kepada mahasiswa yang diterima SNMPTN di UB agar segera daftar ulang sesuai jadwal dan tidak mengundurkan diri.
“Bagi yang belum di terima, jangan berkecil hati. Masih ada UTBK dan jalur mandiri”, pesannya.
Tahun ini, UB menduduki peringkat pertama 10 besar kampus dengan pendaftar terbanyak di angka 30.932 pendaftar.
