Virus Corona di Jawa Timur

Begini Cara Cek Potensi Persebaran Virus Corona di Wilayahmu Via WA dengan Radar Covid-19

Chatbot itu berisi fitur otomatis layanan gratis yang bisa diakses masyarakat mengenai perkembangan kabar terkini Covid-19 suatu kawasan di Jatim

SURYA.CO.ID/Luhur Pambudi
Tampilan fitur chatbot Radar Covid-19 di aplikasi WhatsApps (WA). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) melansir Radar Covid-19, layanan chatbot melalui aplikasi WhatsApps (WA).

Chatbot itu berisi fitur otomatis layanan gratis yang bisa diakses masyarakat Jatim mengenai perkembangan kabar terkini Covid-19 di suatu kawasan di Jatim.

Mulai dari jumlah orang yang terkategori sebagai Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Perawatan (PDP) dan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Juga ada konsultasi kesehatan, berita-berita baik mengenai penanganan wabah serta fitur melaporkan temuan tentang Covid-19.

Layanan Radar ini laiknya berkomunikasi melalui chatting WA dengan orang lain, antara kita dan di Radar Covid-19.

Di Radar Covid-19 ada tujuh daftar pilihan fitur informasi yang bisa dipilih, yaitu:

1. Cek Radar COVID-19 disekitarmu
2. Data terbaru persebaran COVID-19 di Jatim
3. Apa saya ada gejala? Cek up mandiri COVID-19
4. Ingin ngobrol langsung? Tanya Jawab, curhat, konsultasi di FOVID-19
5. Apa yang harus saya lakukan?
6. Berita baik tentang COVID-19 hari ini
7. Lapor kejadian tentang COVID-19

Lalu bagaimana cara warga memasang fitur tersebut di aplikasi WA yang terinstal di ponsel pintar mereka?

Caranya simpel, warga cukup mengakses: infocovid19.jatimprov.go.id/wacovid19, secara otomatis sebuah nomor WA bernama RADAR COVID-19 terdaftar di ponsel kita.

Atau, warga bisa melakukan secara manual dengan memasukkan nomor ponsel 087711124790. Lalu beri nama nomor tersebut di daftar nomor WA anda dengan nama RADAR COVID-19.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, fitur chatbox otomatis layanan informasi Covid-19 gratis itu akan memudahkan masyarakat Jatim dalam mendeteksi keberadaan ODP, PDP dan Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di wilayah tempatnya berada.

"Artinya aplikasi ini dikaitkan dengan kesadaran dari masyarakat untuk menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara mandiri," katanya di Mapolda Jatim, Senin (6/4/2020).

Melalui layanan chatbox itu, lanjut Trunoyudo, masyarakat bisa melakukan langkah-langkah konkret secara mandiri dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19 saat berada di suatu wilayah tertentu di Jatim.

Mulai dari mendisiplinkan diri mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kemudian menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, termasuk membudayakan pola hidup sehat dan membiasakan diri rutin mencuci tangan lalu menerapkan physical distancing saat bertemu dengan orang lain.

Dalam lingkungan sosial di tingkat RW dan kelurahan, pemangku kebijakan setempat bisa menerapkan kawasan tertib social and physical distancing dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Seperti mengecek suhu tubuh bagi setiap warga yang hendak masuk ke kawasan pemukiman dan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah benda atau ruang di sudut kawasan pemukiman.

"Maka muncul kesadaran diri untuk menggunakan masker lalu untuk menjaga jarak dan ini semua sangat diperlukan sebagai kesadaran diri," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved