Pengamen Wonokromo Tewas Terseret Kereta

Pengamen di Wonokromo Tewas Terseret Kereta Api Hingga 500 Meter

Seorang pengamen tewas tersambar kereta api di Jagir, Surabaya. Diduga, ini bukan upaya bunuh diri.

surabaya.tribunnews.com/luhur pambudi
Evakuasi korban kecelakaan kereta api di Jagir 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang laki-laki tewas tersambar kereta api (KA) di dekat palang KA Jalan Lumumba Dalam, Jagir Wonokromo, Surabaya, Jumat (27/3/2020).

Informasinya, korban bernama Risky alias Kipli (25) warga Jalan Nginden 2 Wonokromo, Surabaya, yang sehari-hari bekerja sebagai pengamen.

Dia tewas seketika dengan kondisi mengenaskan setelah disambar KA Jayakarta Premium Jurusan Surabaya-Jakarta yang melaju dari arah selatan, sekira pukul 14.32 WIB.

Menurut Petugas Palang Pintu KA Jagir Eko Hari Cahyono (44), tubuh korban sempat terseret sejauh sekira 500 meter ke arah utara atau menuju Stasiun Wonokromo.

Bahkan beberapa bagian tubuh korban sempat terseret hingga depan pos tempatnya berjaga yang dibuktikan dengan bekas bercak darah yang telah mengering.

"Jauh sekira 500 meter, kakinya aja sampai depan pos sini," ujarnya.

Eko menduga insiden tersebut bukan karena ada upaya bunuh diri dari si korban.

Pasalnya, di tengah perlintasan KA di jalan tersebut korban, ungkap Eko, korban sempat bercanda dengan seorang temannya yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.

"Waktu kejadian kok gak ada temannya, temannya cowok," pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto membenarkan adanya insiden tersebut.

Namun proses evakuasi terhadap jenazah sudah rampung. Kini sedang diotopsi luar di Kamar Mayat RSU Dr Soetomo Surabaya.

"Sudah tadi kami evakuasi sekarang sudah di kamar mayat," katanya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved