Video Viral

BABAK BARU Kasus Live Video Panas Siswi MTs di Tasikmalaya, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Kasus live video panas via video call WhatsApp yang berisi seorang siswi MTs (Madrasah Tsanawiyah) di Tasikmalaya kini menapaki babak baru.

Editor: Iksan Fauzi
pixabay.com
Babak baru kasus live video panas siswi MTs di Tasikmalaya, penyidik Polres Tasikmalaya Kota mengungkap fakta mengejutkan. 

SURYA.co.id | TASIKMALAYA - Kasus live video panas via video call WhatsApp yang berisi seorang siswi MTs (Madrasah Tsanawiyah) di Tasikmalaya  kini menapaki babak baru.

Setelah penyidik Polres Tasikmalaya Kota memeriksa beberapa saksi, termasuk saksi pelapor, ternyata terungkap pasal dan undang-undang yang bakal dijeratkan kepda pelaku, E (23).

Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro kepada wartawan di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (18/3/2020) sore mengatakan, sesuai keterangan dari hasil pemeriksaan para saksi, kasus itu dilakukan karena suka sama suka.

"Setelah menerima keterangan laporan dari orangtua korban kemarin, adegan video (panas) itu dilakukan atas dasar suka sama suka dengan mantan pacarnya," jelasnya.

Fakta Baru Video Panas Siswi MTs Viral di WhatsApp, Jumlah Video Tak Terhitung & Setahun Direkam

Setahun Pisah Ranjang, Ibu Muda Ini Ajak Anak Kandung Berzina 3 Kali, Terungkap Saat Digerebek

Meski demikian, Kepolisian akan memburu pelaku sekaligus mantan pacar korban yang telah sengaja menyebarkan konten dewasa dan diduga telah melanggar Undang-undang ITE.

"Tetap saja ini masuk unsur dan kasusnya masih dalam pendalaman," ujar Dadang.

Hari ini, tambah Dadang, pihaknya telah memeriksa saksi-saksi lainnya termasuk meminta keterangan dari saksi korban itu sendiri.

Adapun pelaku sesuai keterangan saksi, diduga telah secara sengaja menyebarluaskan video adegan dewasa korban via video call yang sengaja selama ini direkam tanpa sepengetahuan korban.

"Identitas pelaku sebagaimana keterangan korban berinisial E.

Namun, sesuai keterangan korban nomor dan akun media sosial-nya sudah diketahui.

Kita masih mendalami kasus ini," tambah Dadang.

Selanjutnya, pihaknya pun tengah mengumpulkan bukti-bukti video rekaman korban yang telah disebar luaskan oleh pelaku selama ini.

Selain itu, pihaknya pun tengah memeriksa beberapa orang saksi lagi terkait kasus ini terutama teman-teman pelaku yang selama ini mengetahui penyebaran video panas korban.

"Kita juga terus menambahkan keterangan-keterangan saksi lainnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved