Bahaya, Tikus Mati yang Terlindas di Jalanan dan Kencingnya Bisa Sebarkan Penyakit Leptospirosis

Ternyata bangkai tikus yang mati dan terlindas di jalanan itu bisa menularkan penyakit leptospirosis.

Bahaya, Tikus Mati yang Terlindas di Jalanan dan Kencingnya Bisa Sebarkan Penyakit Leptospirosis
ist/dasar-pertanian
Bahaya, Tikus Mati yang Terlindas di Jalanan dan Kencingnya Bisa Sebarkan Penyakit Leptospirosis 

SURYA.co.id - Sebagian orang menganggap tikus mati yang terlindas di jalanan adalah hal biasa.

Namun tahukah anda? Ternyata bangkai tikus yang mati dan terlindas di jalanan itu bisa menularkan penyakit leptospirosis.

Selain bangkainya, penyakit leptospirosis juga bisa ditularkan lewat kencing tikus.

Belakangan sejumlah warga Kabupaten Karanganyar terserang penyakit yang ditularkan dari kencing tikus atau leptospirosis.

Tak bisa dianggap remeh, penyakit dari kencing tikus ini bahkan membuat warga Kabupaten Karanganyar berjatuhan, meninggal dunia.

Penyakit leptospirosis atau kencing tikus di Kabupaten Karanganyar terus menyebar di beberapa wilayah.

Mulai Januari hingga awal Februari 2020 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten setempat mencatat sebanyak tujuh kasus leptospirosis.

Lima di antaranya ada warga meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Kasus leptospirosis terakhir di Desa Alas Tuo, Kecamatan Kebakkramat yang mengakibatkan Kamiyem meninggal dunia.

Kasus tersebut pula setidaknya menjadi pembelajaran bagi anggota keluarga untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan menjaga lingkungan.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved