Berita Surabaya
Pemuda dari Lontar Surabaya Bacok Teman Karena Kalah Debat Saat Mabuk
Dalam kondisi mabuk, dua pemuda di Surabaya terlibat debat kusir. Karena kalah debat, salah satu dari mereka membacok lainnya.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Mengaku emosi karena kalah berdebat, Edy, seorang pemuda dari kawasan Lontar Surabaya tega membacok tetangganya sendiri menggunakan celurit, Minggu (2/2/2020) dini hari.
Akibatnya, korban bernama Harry (46) itu terluka parah di kepala dan tubuhnya.
Saat kejadian, Edy dan Harry sama-sama mengkonsumsi miras jenis cukrik di kampung bersama empat temannya.
Dalam kondisi mabuk, keduanya terlibat debat kusir.
Karena emosi, Edy yang sudah terpengaruh miras kemudian tak terima ditantang oleh korban.
"Tersangka lalu pulang dan kembali membawa sebilah celurit," kata Kapolsek Lakarsantri, Kompol Palma F Fahlevi, Jumat (14/2/2020).
Tanpa basa-basi, tersangka langsung menyabetkan celurit itu beberapa kali ke arah korban hingga mengenai kepala dan punggungnya.
"Korban tekapar, kemudian dilerai oleh saksi. Selanjutnya tersangka kabur dan korban dibawa ke rumah sakit," lanjut Palma.
Selang sepuluh hari kejadian, tersangka diringkus polisi di Jalan Manukan Surabaya saat berada di warkop.
Tak bisa mengelak, polisi kemudian mengeler tersangka ke rumahnya dimana ia menyembunyikan celurit yang digunakan membacok korban.
"Akibat pembacokan itu,korban saat ini masih di rumah sakit dan dirawat intensif," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemuda-lontar-bacok-teman-karena-kalah-debat.jpg)