Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati Ikuti Program Keamanan Siber di Korea Selatan
Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati ikuti pelatihan keamanan siber di Korea Selatan untuk perkuat layanan digital pemerintah.
Ringkasan Berita:
- Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati mengikuti program keamanan siber di Korea Selatan sebagai penerima ADLGA 2025.
- Program mencakup pelatihan dan observasi langsung ke lembaga keamanan siber Korea, KISA.
- Pemkab Sidoarjo menargetkan penguatan layanan digital yang aman dan terpercaya melalui peningkatan kapasitas SDM.
SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Fenny Apridawati, berkesempatan mengikuti program pendalaman sistem keamanan siber di Seoul, Korea Selatan, Kamis (16/4/2026).
Program ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada tiga Sekda terbaik peraih ASKOMPSI Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025, atas keberhasilan mendorong transformasi digital di daerah masing-masing.
Selain Fenny, dua Sekda lain yang turut mengikuti program ini adalah Sri Wahyuni dari Provinsi Kalimantan Timur dan Arry Yuswadi dari Provinsi Sumatera Barat.
Pembelajaran Keamanan Siber hingga Observasi Lapangan
Selama berada di Korea Selatan, para peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara klasikal, tetapi juga melakukan observasi lapangan ke Korea Internet and Security Agency (KISA).
KISA merupakan lembaga otoritatif di bidang keamanan siber di Korea Selatan, yang dikenal sebagai salah satu negara dengan kemajuan teknologi terdepan di dunia.
Melalui kunjungan ini, para Sekda memperoleh pengalaman langsung dalam memahami tata kelola keamanan siber yang komprehensif.
Program tersebut, merupakan hasil kolaborasi antara ASKOMPSI dengan perusahaan keamanan siber global LSWare.
Selama di Seoul, delegasi Indonesia juga mendapatkan materi intensif dari pakar internasional seperti Kim Hyun Soo (LSWare), Hwang Jin Soon (Axgate), serta Jae Ho Jeong (Everyzone).
Keamanan Siber Jadi Fondasi Layanan Digital
Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, menegaskan bahwa keamanan siber menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan digital pemerintah.
"Keamanan siber menjadi elemen krusial dalam menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data pemerintah. Dengan penguatan kapasitas ini, tata kelola layanan digital di Sidoarjo diharapkan semakin responsif terhadap berbagai potensi risiko siber," ungkap Fenny.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo, menilai keamanan siber kini telah menjadi bagian strategis dalam tata kelola pemerintahan modern.
"Hal ini sejalan dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menuntut perlindungan data secara menyeluruh. Diskominfo akan terus mendorong literasi keamanan informasi dan penguatan infrastruktur digital di seluruh perangkat daerah," ujar Eri.
Poin Penting
- Program merupakan penghargaan ADLGA 2025 dari ASKOMPSI
- Diikuti tiga Sekda terbaik dari berbagai daerah
- Kunjungan langsung ke lembaga keamanan siber Korea, KISA
- Materi diberikan oleh pakar internasional
- Fokus pada penguatan SPBE dan perlindungan data pemerintah
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo optimistis dapat meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan aman.
Sekda Sidoarjo
Fenny Apridawati
keamanan siber
Sidoarjo
Korea Selatan
transformasi digital
Berita Sidoarjo Terkini
berita Jatim terkini
Meaningful
Multiangle
ASKOMPSI
Seoul
| East Java Junior Padel 2026 Digelar di Pasar Atom, Siapkan Bibit Atlet Muda Surabaya |
|
|---|
| Nama KH Asep Saifuddin Chalim Menguat Jelang Muktamar NU 2026 |
|
|---|
| Cerita Kancil Jadi Cara Eri Cahyadi Lawan Anak Kecanduan Gawai |
|
|---|
| Pengiriman Sabu 2 Kg dari Kediri ke Bali Diduga Dikendalikan dari Dalam Lapas |
|
|---|
| Sindikat SIM Card Ilegal Dibongkar Polda Jatim, Raup Rp1,2 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Sekda-Sidoarjo-Ikut-Program-Pendalaman-Sistem-Keamanan-Siber-di-Korsel.jpg)