Bocah tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo

Kisah Pilu Divaldi, Siswa SMPN 5 Sidoarjo Korban Tenggelam Kali Pucang, Pamitan Terakhir Pada Ayah

Sosok Divaldi (13), satu dari tiga korban bocah tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo ditemukan sudah tidak bernyawa lagi oleh tim gabungan, Kamis.

Penulis: M Taufik | Editor: Iksan Fauzi
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Ayah dan ibu Divaldi, korban tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo 

Dia diberitahu bahwa anak lelakinya tenggelam di Kali Pucang.

"Saya langsung ke sana.

Mencebur ke sungai mencari anak saya.

Tim gabungan berhasil menemukan satu lagi jasad Siswa SMPN 5 Sidoarjo yang tenggelam di Kali Pucang, Kamis (13/2/2020).
Tim gabungan berhasil menemukan satu lagi jasad Siswa SMPN 5 Sidoarjo yang tenggelam di Kali Pucang, Kamis (13/2/2020). (SURYA.co.id/M TAUFIK)

Saya niat, tidak akan pulang sebelum anak saya ketemu," ujar dia.

Ya, Jumari bersama sejumlah warga dan petugas SAR terus melakukan pencarian sejak Rabu sore.

Dia tidak pulang sam sekali, bahkan sampai tengah malam dan Rabu pagi.

Jumari juga ikut mencari sampai kawasan Nelayan Bluru Kidul.

Sampai akhirnya, buah hatinya itu ditemukan pada Kamis siang sekira pukul 14.30 WIB.

Jenazah Divaldi dievakuasi, lantas dibawa pulang ke rumah duka dan dikebumikan. Jumari pun baru pulang setelah anaknya ditemukan.

Divaldi adalah teman akrab Rully Anwar, juga siswa kelas 7 SMPN 5 Sidoarjo.

Mereka berdua ditemukan tidak bernyawa setelah tenggelam di Kali Pucang. Rully ditemukan Kamis pagi sekira pukul 09.45 WIB.

Satu korban lain adalah Nuch Achsan, juga siswa SMPN 5 Sidoarjo.

Bocah 13 tahun ini pertama ditemukan, Rabu malam sekira pukul 20.00 WIB.

Tiga korban itu ketika ditemukan semua masih dalam kondisi mengenakan batik seragam sekolah.

Karena saat kejadian, mereka bermain di kali selepas pulang dari sekolah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved