Bocah tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo

Kisah Pilu Divaldi, Siswa SMPN 5 Sidoarjo Korban Tenggelam Kali Pucang, Pamitan Terakhir Pada Ayah

Sosok Divaldi (13), satu dari tiga korban bocah tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo ditemukan sudah tidak bernyawa lagi oleh tim gabungan, Kamis.

Penulis: M Taufik | Editor: Iksan Fauzi
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Ayah dan ibu Divaldi, korban tenggelam di Kali Pucang Sidoarjo 

Keluar rumah, paling main ke temannya atau mencari tempat yang ada wifi.

Di rumah, Valdi dikenal suka menggoda adiknya.

Utamanya adik perempuannya.

"Kalau tidak sampai nangis, tidak berhenti digodain," kenang Erni.

Keluarga sama sekali tidak menyangka, Rabu pagi, saat Valdi berpamitan ke kedua orangtuanya, ternyata pamitan terakhir.

Bocah itu tenggelam di Kali Pucang dan ditemukan sudah tidak bernyawa.

"Biasanya jarang pamitan ke saya.

Rabu pagi kemarin, dia pamitan sambil minta uang saku.

Saya memberi tapi masih sambil tidur," kata Jumari, ayah Divaldi.

Siang harinya, saat waktu pulang sekolah, hujan deras mengguyur.

Pria yang sehari-hari bekerja jualan pentol itupun sempat ke SMPN5 membawa payung dan jas hujan untuk menjemput putranya.

Tapi sesampai di sekolahan, ternyata sang anak sudah pulang.

"Ternyata ke rumah temannya, kemudian main hujan-hujanan," ujar Jumari.

Di rumah kos itu, Jumari lantas bersiap jualan.

Tapi kabar mengagetkan datang.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved