Polemik Pengobatan Ningsih Tinampi

Setelah Menunggu Satu Jam, Rombongan Lintas Dinas Akhirnya Ditemui Ningsih Tinampi

Ningsih Tinampi, ahli pengobatan tradisional yang menggunakan basis spiritual akhirnya menemui kunjungan lintas dari Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan

SURYA.co.id/Galih Lintartika
Ningsih Tinampi, ahli pengobatan tradisional yang menggunakan basis spiritual akhirnya menemui kunjungan lintas dinas dari Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan, Rabu (5/2/2020). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Ningsih Tinampi, ahli pengobatan tradisional yang menggunakan basis spiritual akhirnya menemui kunjungan lintas dinas dari Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan.

Ningsih menemui, perwakilan dari masing-masing dinas setelah membuat rombongan ini menunggu.

Rombongan tersebut menunggu ketersediaan Ningsih Tinampi ini sekitar 60 menitan.

Sebelumnya, Ningsih memang meminta waktu agar dirinya bisa bekerja lebih dulu.

BREAKING NEWS - Pengobatan Alternatif Ningsih Tinampi Pasuruan Didatangi Lintas Dinas, Ada Apa?

Ningsih lebih mendahulukan pengobatan terhadap pasien yang sudah lama antre.Setelah itu, Ningsih bersedia menemui rombongan ini.

Sayangnya, pertemuan ini berlangsung tertutup. Hanya pihak-pihak yang berkepentingan diperbolehkan masuk ke dalam ruang tamu Ningsih Tinampi.

Tentang Ningsih Tinampi

Nama Ningsih Tinampi, beberapa waktu ini banyak dicari masyarakat setelah praktik pengobatan alternatif miliknya viral di media sosial

Praktik pengobatan alternatif milik Ningsih Tinampi bisa viral, lantaran ia memublikasikan video pengobatannya melalui YouTube.

Sosok 'dokter' alternatif ini begitu banyak dicari masyarakat untuk memberikan pengobatan untuk mereka, mulai dari penyakit yang tampak hingga tak kasat mata.

Setiap harinya, tak kurang dari ratusan pasien datang ke rumah Ningsih Tinampi untuk menjalani pengobatan.

Tak jarang, pasien yang melakukan pengobatan alternatif di Ningsih Tinampi harus datang lebih dari sekali.


Penulis: Galih Lintartika
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved