Dokter Terawan Murka Petinggi BRI Sebut Ada Karyawan Kena Virus Corona, Setelah Dicek Ternyata
Dokter Terawan Agus Putranto murka gara-gara petinggi BRI menyebut ada karyawan yang terjangkit virus corona. Begini kronologinya
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
"Nah sekarang ini warning terus. Saya giatkan karena itu penularannya paling cepat kalau model SARS kaya begitu," kata Dokter Terawan, Menteri Kesehatan
Terawan mengaku belum mengatahui model penyebaran virus yang diduga disebabkan oleh virus corona tipe baru itu.
"Model pneumonia dari Wuhan itu modelnya yang mana kita belum tahu, tetapi paling tidak kita harus mewaspadai karena itu bisa berbahaya," ucap Terawan.
Terawan mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga ketat jalur masuk RI seperti bandara dan pelabuhan.
"Semua bandara, semua pelabuhan, waspada," kata dia di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (16/1/2020), seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Informasi yang SURYA.co.id himpun, virus ini dilaporkan memasuki Kota Bangkok, Thailand dan baru-baru ini telah menyebar ke Jepang.
Kementerian Kesehatan Jepang telah 'dibanjiri' dengan telepon dari masyarakat, yang khawatir setelah kasus pertama virus corona baru yang berasal dari Kota Wuhan, China.
Otoritas kesehatan di Wuhan, China telah mendiagnosis 41 orang terkena , termasuk orang yang telah meninggal.
Jepang telah terkonfirmasi sebagai negara kedua setelah Thailand yang terkena virus dari China tersebut.
Dikutip dari South China Morning Post, virus ini datang hanya beberapa hari sebelum Tahun Baru Imlek digelar, yang merupakan periode puncak bagi wisatawan Tiongkok berpergian ke luar negeri.
Saat ini, pejabat di seluruh Asia dalam siaga tinggi akibat adanya virus ini.
Seorang warga negara China yang tinggal di Prefektur Kanagawa, Jepang, mengunjungi Wuhan pada 3 Januari 2020 dan mulai mengalami gejala-gejala.
Seorang pejabat di Wuhan mengatakan, gejala-gejala tersebut di antaranya demam, kelelahan serta kesulitan bernapas.
Pria tersebut kembali ke Jepang tiga hari kemudian dan dirawat di rumah sakit pada 10 Januari 2020.
Kondisinya dilaporkan ke otoritas kesehatan setempat, tetapi dia diberi izin pulang setelah lima hari tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dokter-terawan-murka-petinggi-bri-sebut-ada-karyawan-kena-virus-corona-setelah-dicek-ternyata.jpg)