Selasa, 12 Mei 2026

Berita Lifestyle

Kenangan Lumpur Lapindo dalam Busana Hanbok Karya Desainer Sidoarjo dR Andryan

Andryan memilih menampilkannya dalam busana khas Korea yakni hanbok yang berciri khas lebar pada bagian lengan.

Tayang:
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Koleksi busana desainer dR Andryan yang mengusung tema Kenangan Masa Lalu. Busana ini memiliki style ala Hanbok dengan memadukan tenun Troso. 

"Saya pilih tenun Troso karena sesuai dengan tema yang ingin saya usung, mengenang masa lalu. Warnanya yang kelabu, seperti silver dan sebagainya, menurut saya merupakan lambang dari sebuah memori," ia menjelaskan.

Katanya, terdapat banyak motif tenun Troso.

Saat ini yang lagi tren yakni motif wajik.

Tenun Troso tersebut ia hadirkan di beberapa item, mulai pada bolero, outer, sampai blouse.

Ada beberapa detail tembaga yang dibentuk selayaknya bunga mawar dan sulur.

"Saya ingin sesuatu yang unik. Menurut saya detail ini bagus untuk di-mix and match," tandasnya.

Andryan pun berharap ke depan semakin banyak busana yang mengusung kain tenun sebagai material.

Hal ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya Nusantara.

Dahlia, seseorang mahasiswi dan freelancer model, mengatakan bahwa busana ala hanbok yang dirancang oleh Andryan sangat elegan namun tak berlebihan.

"Kalau hanbok kan busananya kelihatan mengembang sekali. Kalau ini lebih casual dan simple sehingga mungkin lebih bisa dikenakan dalam menghadiri acara," katanya.

Sambung Dahlia, warna yang dihadirkan bagus dan sesuai dengan warna kesukaannya.

"Kalau saya memang lebih suka busana yang cenderung warna yang kalem dan nggak gonjreng. Oleh karena itu, saya suka. Ditambah lagi ada kain tenun, membuat busana lebih bagus lagi. Sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Tropodo ke masyarakat luas," pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved