Berita Lifestyle
Kenangan Lumpur Lapindo dalam Busana Hanbok Karya Desainer Sidoarjo dR Andryan
Andryan memilih menampilkannya dalam busana khas Korea yakni hanbok yang berciri khas lebar pada bagian lengan.
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Akhir tahun menjadi refleksi untuk mengenang masa yang terlewati.
Hal ini pula yang dilakukan oleh desainer asal Sidoarjo, dR Andryan.
Memasuki pergantian tahun yang baru ini, Andryan memamerkan busana bertema Kenangan Masa Lalu.
"Masa lalu yang saya kenang yakni bencana lumpur Lapindo. Sebelumnya, koleksi busana ini telah saya pamerkan dalam Jogja Fashion Parade pada Februari 2019 lalu," ungkap Andryan.
Bencana tersebut, menjadi kenangan yang tak terlupakan.
Pasalnya, kejadian tersebut berlangsung di daerah tempat tinggalnya.
Ia pun merekam memori tersebut dalam rancangan busana.
Oleh karena itu, ia mengusung warna-warna kelabu seperti hitam yang dipadukan dengan abu-abu.
Sementara, Andryan memilih menampilkannya dalam busana khas Korea yakni hanbok yang berciri khas lebar pada bagian lengan.
Namun, ia mengrekasikannya dengan desain yang lebih casual.
"Tidak ada kesukaan secara khusus dengan busana hanbok. Namun, saya memang suka segala sesuatu yang erat kaitannya dengan budaya. Oleh karena itu, saya menghadirkan busana ala Korea," katanya.
Dalam satu look, Andryan menuturkan, terdapat tiga item.
Hal ini memberi ruang untuk mengeksplor dan memadupadankan.
Untuk kainnya, Andryan memilih material tenun khas Troso berwarna dominasi abu-abu.
Tak lain, karena sang desainer berasal dari daerah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/koleksi-busana-desainer-dr-andryan-yang-mengusung.jpg)