Berita Madiun
KRONOLOGI Siswi SMK Madiun Melahirkan Bayi di Kamar Mandi Tengah Malam, Bau Amis Picu Reaksi Warga
Siswi SMK negeri di Kabupaten Madiun melahirkan bayinya di kamar mandi tengah malam. Begini kronologisnya!
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Musahadah
MS mengatakan, bayi yang baru dilahirkan itu dibungkus plastik kresek berwarna hitam dan dimasukkan ke dalam tas punggung sekolahnya. Tas itu berada di dalam kamar mandi.
"Setelah mendengar keterangan dari pelaku itu, warga melihat bayi perempuan yang baru sajab dilahirkan MS di dalam plastik kresek di tas punggung warna biru tua," jelasnya.
4. Malu
Saat ini Polsek Mejayan masih menyelidiki penyebab kematian bayi malang itu. Belum diketahui, apakah bayi MS meninggal sebelum atau sesudah dilahirkan.
Pujiyono menambahkan, diduga karena masih berstatus pelajar, MS sengaja melahirkan sendiri anaknya karena malu. Diduga MS ingin menyembunyikan keberadaan bayi tersebut, hingga akhirnya bayi itu meninggal dunia.
"Dimungkinkan dikarenakan orang tua korban malu dan ingin menutupi keberadaan bayi tersebut, karena belum terikat pernikahan dan masih pelajar," imbuhnya.
Saat ini, MS masih dirawat di ruang Pinang, RSUD Caruban. Begitu juga dengan bayi perempuan MA, saat ini berada di RSUD Caruban untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya. (rbp)
5. Kasus Lain
Kasus perempuan melahirkan bayi hasil hubungan gelap di kamar mandui juga kerap terjadi.
Belum lama ini, seorang asisen rumah tangga (ART) yang bekerja di rumah anak mantan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki tega memasukkan bayi yan baru dilahirkan di mesin cuci.

Kenekatan ST yang nekat memasukkan bayi merahnya ke mesin cuci terungkap setelah rekannya mendengar suara tangisannya.
ST (36), warga Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, ini pun tak bisa berkutik saat dimintai keterangan mengenai jabang bayinya.
Saat bayi ditemukan, bayi sempat dibawa ke rumah sakit (RS) Siloam untuk menjalani perawatan.
Namun kondisi bayi itu makin melemah hingga akhirnya meninggal dunia.
Kejadian itu terungkap setelah jenazah bayi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, untuk dilakukan visum setelah sebelumnya sempat dirawat medis.