Berita Tulungagung

Curhatan Siswi SMP di Tulungagung Korban Nafsu Ayah Tiri, Diajak Main di Depan Ibu Kandung

Mawar (15), nama samaran siswi SMP di Tulungagung yang menjadi korban perbuatan asusila ayah tirinya mencurahkan isi hatinya melalui tulisan.

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Mawar (15), nama samaran siswi SMP yang menjadi korban perbuatan asusila ayah tirinya mencurahkan isi hatinya melalui tulisan.

Di buku prakarya, Mawar berkisah mulai didekati ayah tirinya, TW (33), saat ibunya, sebut saja Tinuk, mengalami gangguan kejiwaan.

Mawar menaruh harap ibunya bisa melindunginya, jika kelak kondisinya pulih.

Namun saat bercerita pada Tinuk, Mawar hanya dipesan agar menolak jika diajak bersetubuh.

Saat Mawar menolak, TW malah marah dan terjadi pertengkaran.

TW (33), tersangka pencabulan terhadap anak tirinya saat dikeler di Mapolres Tulungagung.
TW (33), tersangka pencabulan terhadap anak tirinya saat dikeler di Mapolres Tulungagung. (SURYA.co.id/David Yohanes)

Pertengkaran itu kemudian membuat Tinuk kembali kambuh gangguan kejiwaannya.

“Sejak kelas 5 SD sampai sekarang saya manut diperlakukan apa saja,” tulis Mawar.

Yang miris, saat Tinuk tahu hubungan terlarang ini, ia tidak membela Mawar. Tinuk takut jika TW malah menceraikannya.

Bahkan Mawar menulis, Tinuk merestui hubungannya dengan TW.

“Padahal (ibu) satu-satunya harapan untuk menolong masa depan saya. Tapi saya kecewa,” ungkap Mawar.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved