Liputan Khusus

Saya Saksikan Suamiku Selingkuh, Permohonan Cerai di Surabaya Tembus 5.429 Perkara

Di 2019, masalah perselisihan atau pertengkaran, karena bermacam hal yang tak kunjung usai, menjadi faktor pemicu perceraian paling besar jumlahnya

Saya Saksikan Suamiku Selingkuh, Permohonan Cerai di Surabaya Tembus 5.429 Perkara
freepik.com
ILUSTRASI - Perceraian 

SURYA.co.id | SURABAYA - DA (26), warga Surabaya kini hanya bisa meratapi nasib karena mahligai rumah tangganya hancur gara-gara orang ketiga. Dia memergoki langsung suaminya bermain belakang dengan wanita lain.

“Saya melihat dengan mata saya sendiri, suami saya bermesaraan di kamar kos wanita simpanannya,” kata DA di Pengadilan Agama (PA) Kota Surabaya, Jumat (22/11/2019).

Dia menceritakan, perbuatan itu terbongkar beberapa bulan yang lalu. Mulanya sikap sang suami berubah total. Dia merasa tak lagi mendapat perhatian dan kasih sayang suaminya.

Saat suaminya tertidur pulas, dia pun memberanikan diri untuk membuka aplikasi chatting di gawai suami. Lantas Dia pun terkejut melihat sang suami berkirim pesan mesra dengan wanita lain. Tak hanya itu, suaminya berencana untuk menemui wanita simpanannya di kosan wilayah Surabaya utara.

“Kala itu hari libur. Saya menunggu sang suami keluar dari rumah. Tak seberapa lama saya pun juga keluar rumah untuk membuntutinya,” terangnya.

“Saya terkejut lantas meneteskan airmata karena melihat suami saya sedang “tidur” dengan wanita lain. Saya juga tak bisa menahan emosi, hingga saya berkelahi dan adu mulut dengan wanita itu,” paparnya.

DA tak bisa memaafkan perilaku suami yang bermain belakang dan meminta cerai. Suaminya pun tak bisa berbuat apa-apa. DA meminta suami untuk mengurus permohonan perceraian di Pengadilan Agama Kota Surabaya.

“Suami saya mengurus permohonan cerai dua bulan yang lalu, tepatnya September. Saat ini tahapannya sudah tiga kali persidangan. Tinggal menyisakan satu kali persidangan dan ikrar sang suami lalu diputus. Saya ingin cepat-cepat bercerai dengan suami saya. Karena hati saya sudah terlanjur hancur,” ungkapnya.

Mempertahankan keharmonisan biduk rumah tangga memang bukanlah perkara mudah. Banyak faktor atau masalah yang membuat hubungan pernikahan berakhir dengan perceraian.

Selama periode Januari sampai Oktober 2019, ribuan pasangan mengajukan bercerai di PA Surabaya. Permohonan cerai paling banyak dilayangkan oleh pihak istri.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved