Breaking News:

Seleb

VIDEO - Igun Pamer 15 Busana Paduan Batik & Tenun Jawa Timur dalam East Java Fashion Harmony 2019

"Saya dapatnya memang kain yang super bagus-bagus, semuanya sutra dengan harga Rp 5 juta sampai Rp 15 juta," ujar Ivan.

surabaya.tribunnews.com/ahmad zaimul haq
Desainer Ivan Gunawan bersama model memeragakan busana karyanya dalam East Java Fashion Harmony 2019 di Hotel Shangri-La, Kamis (21/11). Sejumlah desainer dari Jatim dan desainer tamu Ivan Gunawan menampilkan rancangan busana berbahan dasar batik untuk menunjukkan potensi batik dari 38 Kab/Kota di Jawa Timur. 

Berkesempatan mengolah kain batik dan kain tenun tersebut, Ivan mengaku waktu cukup menjadi kendala. Pasalnya, ia mengerjakan 15 look dengan kain wastra tersebut, tak sampai satu bulan.

Tapi, imbuh Ivan, proses pengerjaan koleksi tersebut sangatlah seru. Mencocokan motif kain batik dengan kain tenun disebutnya sebagai tantangan yang asyik.

"Senang sekali saya dipercaya untuk motong-motongin kain yang bagus-bagus itu jadi baju, apalagi saya dapatnya memang kain yang super bagus-bagus, semuanya sutra dengan harga Rp 5 juta sampai Rp 15 juta," ujar Ivan.

"Saya baru tahu loh kalau tenun kediri itu satu kain bisa multicolour. Ini pengalaman saya, luar biasa, kalau nggak dikasih tahu kain-kain Jawa Timur melalui acara ini, saya nggak akan tahu," sambungnya. 

Lima belas karyanya itu selanjutnya akan dibawa ke Ibu Kota. Untuk itu, Ivan pun mengatakan ada PR besar yang harus dikerjakan oleh pengrajin dan Pemerintah Daerah Jawa Timur.

"Selanjutnya para pengrajin harus bisa menjamin ketersediaan bahan ini. Karena kalau nanti busana-busana ini saya pakaikan ke klien-klien saya, pengrajin harus siap menerima orderan ulang kain-kain dengan kualitas yang sama," ujar Ivan.

Ivan pun mengapresiasi gelaran East Java Fashion Harmony 2019. Ia pun berharap, kain-kain batik Jawa Timur selanjutnya juga mudah didapatkan oleh masyarakat di Ibu Kota.

Menurutnya, batik Jawa Timur memiliki motif yang bagus, unik dan menarik mata. Namun masalahnya, masih lumayan sulit untuk menemui atau mendapatkan kain batik Jawa Timur di Ibu Kota.

"Paling tidak, kain-kain batik Jawa Timur sudah mulai masuk ke Thamrin City. Jadi kalau ada yang tertarik untuk memakai batik ini, nggak perlu menghubungi pengrajinnya satu-satu gitu," saran Ivan.

Setelah helatan East Java Fashion Harmony 2019, Ivan pun berharap koleksi batik Jawa Timur tidak hanya akan menjadi primadona di daerahnya sendiri, tetapi juga di seluruh daerah di Indonesia.

"Mungkin ini PR juga buat Pemerintah Daerah Jawa Timur ya, untuk mendorong karya pengrajinnya ke luar dan terpenting memastikan ketersediaan kain dari pengrajin tadi," jelas Ivan.

Penulis: Hefty's Suud
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved