Selasa, 28 April 2026

Berita Jember

Hasil Penelitian LP3M Unej: 22 Persen Mahasiswa Universitas Jember Terpapar Radikalisme

Penelitian ini dilakukan tim peneliti LP3M Unej di tahun 2018 terhadap sekitar 15 ribu orang mahasiswa sebagai responden.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Parmin
surya.co.id/sri wahyunik
Akhmad Taufiq, Ketua LP3M Unej yang memaparkan hasil penelitian lembaganya, 22 persen mahasiswa Universitas Jember terpapar radikalisme. 

Hasil dari penelitian itu, lanjutnya, bisa menjadi gambaran tumbuhnya gerakan radikalisme di dunia pendidikan.

Untuk itu melalui forum pleno di Festival HAM itu, Taufiq merekomendasikan beberapa hal.

Pertama, pentingnya pendidikan multikultural untuk mengembangkan sikap toleransi dan inklusivitas.

Kedua, keterlibatan semua pihak untuk mengatasi permasalahan radikalisme.

"Karena mengatasi soal radikalisme tidaklah cukup hanya melibatkan struktur berbasis negara," ujarnya.

Ketiga, dalam tataran perguruan tinggi, pentingnya perhatian secara khusus dan komitmen kepemimpinan yang memiliki komitmen tegas, untuk tidak memberi ruang bagi tumbuhnya gerakan radikalisme di kampus.

Pleno 4 Festival HAM 2019 itu dihadiri narasumber, Akhmad Taufiq (LP3M Unej), Zaki Mubarok (PPIM), Agus Muhammad (Peneliti INFID), Libasut Taqwa (Wahid Istitut), Ciciek Farha (Peneliti PVE), Tohari (AGPAII Jember), dan Budi Hartawan (BNPT).

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved