Berita Surabaya
Pendapatan Jatim 2019 Sudah 76 Persen, Gubernur Khofifah Minta Bapenda Lakukan Ini
Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendorong Bapenda berinovasi memanfaatkan teknologi untuk menaikan pendapatan daerah
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Khofifah Indar Parawansa mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur untuk terus berinovasi memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu menjadi pesan yang disampaikan Khofifah di hari ulang tahun Bapenda ke 57, Senin (7/10/2019).
Dengan perkembangan teknologi dan gencarnya gerakan 'making Indonesia 4.0' maka menurut wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini, sudah saatnya teknologi dijadikan ujung tombak dalam meningkatkan pendapatan daerah.
"Inovasi-inovasi layanan adalah kewajiban. Update teknologi adalah keharusan. Lalu outreach atau penjangkauan ini juga tak kalah penting," kata Khofifah.
Bentuk layanan penjangkauan yang dilakukan Pemprov Jatim contohnya adalah dengan adanya Samsat Keliling. Di momen HUT Bapenda kali ini juga dilakukan launching rebranding puluhan mobil Samsat Keliling dengan branding Cettar.
"Samsat Keliling itu bagian dari penjangkauan kita memudahkan wajib pajak," ucapnya.
Tidak hanya itu Khofifah juga menyebut kerjasama dengan gerai market juga penting dilakukan.
Hal ini penting agar wajib pajak yang ada di luar Jawa Timur, khususnya untuk pajak kendaraan bermotor, bisa tetap membayar meski ada di luar Jawa Timur.
"Jadi Bapenda harus teeus berinovasi agar ada percepatan layanan dan meningkatkan penjakauan. Dan yang pasti semua itu harus diikuti dengan transparansi dan akuntabilitas yang baik," ucap wanita yang juga pernah menjabat Menteri Sosial RI Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla ini.
Sebab Bapenda bagi Jawa Timur bukan hanya stimulir energi dari seluruh program pembangunan Jawa Timur, melainkan juga tulang punggung.
Ibarat organ tubuh, kinerja pembangunan sangat ditentukan kesehatan dan produktivitas dari Bapenda.
Lebih lanjut Kepala Bapenda Provinsi Jawa Timur, Boedi Soeprajitno mengatakan bahwa per hari ini target pendapatan Provinsi Jawa Timur sudah tercapai 76 persen.
Dari total target pendapatan asli daerah Provinsi Jawa Timur tahun 2019 sebesar Rp 14.916 trilliun.
"Hingga akhir tahun 2019 nanti insyaallah akan tembus 106 persen pencapaiannya. Per bulan ini dari target Rp 14.916 trilliun sudah tercapai 76 persen," kata Boedi.
Menurutnya ada beberapa pos pendapatan yang butuh dimaksimalkan.
Pertama adalah pajak rokok yang baru masuk 50 persen, pajak bahar bakar minyak oleh Pertamina, dan juga pajak oenggunaan aiar permukaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pendapatan-samsat-keliling-bapenda-gubernur-khofifah.jpg)