Berita Surabaya

Pemkot Imbau Kendaran Warga Surabaya Harus Plat L, Ini Alasannya

Warga Surabaya yang tinggal dan menetap di Kota Surabaya diimbau untuk menjadikan kendaraan mereka berplat L

Pemkot Imbau Kendaran Warga Surabaya Harus Plat L, Ini Alasannya
surya/dyan rekohadi
Ilustrasi kendaraan Plat L 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya yang tinggal dan menetap di Kota Surabaya diimbau untuk menjadikan plat kendaraan mereka bernopol sesuai tempat tinggal. Baik motor maupun mobil warga Surabaya, sebaiknya berplat L. 

Imbauan tersebut dimaksudkan untuk menaikkan pendapatan daerah dan memaksimalkan Program pemutihan yang digelar Pemprov Jatim, khususnya menyangkut pajak kendaraan bermotor.

 "Jika ada kendaraan warga Surabaya yang masih bernopol luar Surabaya sebaiknya balik nama sehingga berplat L. Tapi ini sifatnya imbauan," kata Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Surabaya Anang Kurniawan, Selasa (17/9/2019).

Imbauan ini terkait hasil pendapatan pajak kendaraan. Sebab, pembagian hasil pendapatan pajak kendaraan itu 30 persen untuk Kota Surabaya dan 70 persen untuk Pemprov Jatim.

"Total penerimaan pajak kendaraan di Surabaya setelah sharing diperkirakan mencapai Rp 331 miliar. Kalau semua kendaraan warga Surabaya sudah Plat L, pasti akan naik lagi," sambungnya.

Anang memprediksi ada ribuan kendaraan di Surabaya yang dimiliki warga Pahlawan ini yang belum berplat L.

Mereka membeli kendaraan second dari luar kota sehingga bukan bernopol Surabaya. 

Ada pula yang membawa kendaraan dari daerah, namun sudah punya rumah di Surabaya.

Anang menyebut akan lebih baik jika kendaraan itu dibalik nama dan berplat L.

"Selain akan mempermudah mengurus administrasi saat membayar pajak juga akan dipermudah," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved