Berita Malang Raya
Sekolah di Malang Buka Eskul E-Sports. Pesertanya Diseleksi Ketat
"Ekskul ini hanya untuk para siswa yang memiliki nilai di atas 70 persen. Kalau di bawah itu belum bisa ikut," katanya.
SURYA.co.id | MALANG - E-Sports kini sedang menjadi olahraga terpopuler yang sedang digandrungi oleh para kawula.
Olahraga yang menjadikan game sebagai medianya tersebut juga termasuk dalam ajang Asian Games 2018.
Demi mendapatkan atlet-atlet yang jago bermain olahraga E-sports, sejumlah sekolah di Indonesia ada yang telah memasukkan E-sports ke dalam kurikulum mata pelajaran.
Seperti halnya yang terjadi di Sekolah Bina Bangsa Kota Malang.
Tiap hari Jumat, Sekolah Bina Bangsa menggelar ekstrakurikuler E-sports.
Dalam ekskul tersebut Sekolah Bina Bangsa Malang menjadikan game Mobile Legends dan PUBG sebagai fokus utama untuk melatih para siswa.
"Memang kedua game ini yang saat ini sedang trend, dan fokus utama kami ada di sana," ucap Defly Yosia Kairupan, S.Th, guru Eskul E-sports di Sekolah Bina Bangsa Malang.
Dalam kegiatan ekskul tersebut, para siswa diajarkan mengolah strategi di dalam permainan.
Setelah membahas strategi permainan, Defly kemudian menerapkannya dengan langsung mengajak bermain para siswa.
Apabila strategi tersebut tidak cocok, maka akan dilakukan lagi pembahasan sampai strateginya sesuai dengan yang diharapkan.
"Jadi bagaimana para siswa nanti bisa membangun chemistry, mental dan kedisiplinan. Itu yang utama. Karena ekstrakurikuler ini hanya cuma sejam, jadi waktu kami terbatas," ujarnya.
Ekskul E-sports di Sekolah Bina Bangsa hanya diikuti oleh para siswa SMA dan SMP.
Jumlah siswa yang mengikuti ekskul E-Sports di sekolah Bina Bangsa Malang juga tidak banyak.
Mereka hanya berjumlah delapan orang yang masing-masing dibagi menjadi empat orang per game.
Meski demikian, kata Kepala Sekolah Bina Bangsa Malang, Dr Yudi Setyaningsih, M.pd minat dari para siswa untuk mengikuti ekskul tersebut sangatlah banyak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ekskul-e-sports-di-malang.jpg)