Berita Malang Raya

Sekolah di Malang Buka Eskul E-Sports. Pesertanya Diseleksi Ketat

"Ekskul ini hanya untuk para siswa yang memiliki nilai di atas 70 persen. Kalau di bawah itu belum bisa ikut," katanya.

Sekolah di Malang Buka Eskul E-Sports. Pesertanya Diseleksi Ketat
suryamalang/rifky edgar
Seorang siswa di sekolah Bina Bangsa Malang saat memainkan game Mobile Legends pada Jumat (13/9). Permainan ini masuk dalam ekskul Esports yang diadakan oleh Sekolah Bina Bangsa 

"Jadi bagaimana para siswa nanti bisa membangun chemistry, mental dan kedisiplinan. Itu yang utama. Karena ekstrakurikuler ini hanya cuma sejam, jadi waktu kami terbatas," ujarnya.

Ekskul E-sports di Sekolah Bina Bangsa hanya diikuti oleh para siswa SMA dan SMP.

Jumlah siswa yang mengikuti ekskul E-Sports di sekolah Bina Bangsa Malang juga tidak banyak.

Mereka hanya berjumlah delapan orang yang masing-masing dibagi menjadi empat orang per game.

Meski demikian, kata Kepala Sekolah Bina Bangsa Malang, Dr Yudi Setyaningsih, M.pd minat dari para siswa untuk mengikuti ekskul tersebut sangatlah banyak.

Namun, hanya sebagian siswa saja yang dapat mengikuti ekstrakurikuler E-Sports.

Dikarenakan Sekolah Bina Bangsa Malang memiliki beberapa aturan untuk ekstrakurikuler berbasis game ini.

"Ekskul ini hanya untuk para siswa yang memiliki nilai di atas 70 persen. Kalau di bawah itu belum bisa ikut. Tapi semua siswa di Sekolah Bina Bangsa Malang ini wajib hukumnya mengikuti ekstrakurikuler," terangnya.

Sekolah Bina Bangsa juga memiliki hukuman, apabila siswa yang sudah masuk ke dalam ekskul E-sports nilainya malah turun. Anak tersebut tidak diperbolehkan mengikuti ekstrakurikuler dan diharuskan untuk memperbaiki nilainya terlebih dahulu.

"Hukuman itu sifatnya sementara. Karena kami tidak mau dengan E-Sports ini nilai anak-anak malah terganggu," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved