Kamis, 30 April 2026

Pilwali Surabaya 2020

Ingin Turunkan Kemiskinan Dalam Setahun, Mega Candra Daftar Jadi Calon Wakil Walikota Surabaya

"Dana APBD akan digunakan oleh Walikota. Sementara saya sebagai wakil walikota akan mencari sumber dari jalan lain. Saya sudah tahu darimana saja,"

Tayang:
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Mega Jaya Abadi Chandra resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mega Jaya Abadi Chandra resmi mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya.

Mega Chandra pun telah memiliki sejumlah agenda program, di antaranya pengentasan kemiskinan selama setahun menjabat.

Hal ini disampaikan Mega Chandra kala mengembalikan formulir sebagai bakal Calon Wakil Walikota Surabaya, Jumat (13/9/2019) malam di kantor DPC Kota Surabaya.

"Kami serius maju sebagai L2," kata Mega Chandra di hadapan jurnalis di sela acara tersebut.

Dia lalu menjelaskan alasannya maju sebagai Wakil Walikota Surabaya. Menurutnya, ia hanya ingin menjadi pendamping calon walikota yang ada.

"Saya melihat para calon di posisi Walikota sudah bagus-bagus. Saya hanya ingin menjadi pelengkap," katanya.

Sekalipun demikian, dia mengaku telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya, menyiapkan program hingga logistik pencalonan.

"Saya bukan hanya menyiapkan administrasi dalam pencalonan, namun juga penunjang saat terpilih," katanya.

Terkait program, Mega memiliki fokus di bidang pembangunan, ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Di bidang pembangunan, dia mengapresiasi kepemimpinan Walikota Surabaya saat ini, Tri Rismaharini yang banyak memberikan kemajuan.

"Kami tinggal melengkapi yang belum ada di bidang infrastruktur," katanya.

Di bidang pendidikan, dia mengaku kenal dengan karakter anak muda Surabaya. Mengingat, ia juga merupakan seorang pengajar. "Arek-arek Suroboyo memiliki karakter pejuang dan berani," katanya.

Sementara di bidang ekonomi, dia optimistis akan menurunkan tingkat kemiskinan di Surabaya dalam kurun waktu satu tahun. "Kami akan turunkan tingkat kemiskinan di tahun pertama," katanya.

Namun, dia masih merahasiakan langkah-langkah yang akan dilakukan. "Kami jelaskan setelah resmi menjadi calon dari PDI Perjuangan," jelasnya.

Menariknya, ia berjanji tak akan menggunakan dana yang bersumber dari APBD dalam mengeksekusi program-programnya. dia akan mengutamakan sponsor.

"Dana APBD akan digunakan oleh Walikota. Sementara saya sebagai wakil walikota akan mencari sumber dari jalan lain. Saya sudah tahu darimana saja," katanya kembali tanpa menjelaskan spesifik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved