Berita Surabaya

Angkat Tema Dedicated, TEDxJalanTunjungan Ajak Berbisnis Tak Sekadar Profit

Melalui TEDxJalanTunjungan, Diharapkan dapat menggali potensi-potensi yang ada di Surabaya supaya lebih banyak diketahui orang.

Angkat Tema Dedicated, TEDxJalanTunjungan Ajak Berbisnis Tak Sekadar Profit
SURYAOnline/Hefty's Suud
Open mic bagi TEDxer (peserta) dalam Konferensi TEDxJalanTunjungan di Amphiteater Q Building Universitas Petra, Surabaya, Sabtu (7/9/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah sukses mengadakan konferensi pada tahun lalu, TEDxJalanTunjungan kembali menggelar konferensi dengan tema berbeda.

Mengangkat tema Dedicated, konferensi TEDxJalanTunjungan 2019 berlangsung di Amphiteater Q Building Universitas Petra, Surabaya, Sabtu (7/9/2019).

"Kami ingin menghadirkan mereka-mereka yang dalam berbisnis itu memikirkan impact lebih dulu. Jadi usaha itu tidak hanya dinilai berapa profitnya, tapi juga bermanfaat apa untuk kehidupan?" papar Janice Budihartono, Kurator TEDxJalanTunjungan.

Sebab, imbuhnya, TEDxJalanTunjungan tidak hanya ingin para pesertanya sekadar memperoleh pengetahuan dari narasumber dalam konferensi tersebut.

Lebih dari itu, TEDxJalanTunjungan ingin para peserta tahu, mau membuat atau melakukan apa, seusainya mengikuti konferensi tersebut.

Melalui TEDxJalanTunjungan, Janice berharap dapat menggali potensi-potensi yang ada di Surabaya supaya lebih banyak diketahui orang.

"Terlebih bila ada sisi positif yang dapat diaplikasikan, mampu memunculkan generasi-generasi baru dengan ide yang tak kalah hebatnya," ujar Janice.

Janice menambahkan, TEDxJalanTunjungan merupakan sebuah organisasi non-profit yang bermaksud untuk menyebarkan ide hebat ke khalayak umum melalui slogannya “Ideas Worth Spreading” yang berbasis di kota Surabaya.

Berbeda dengan TED yang berada di Amerika Serikat, TEDx menjadi bentuk lokal dari perwujudan program-program dari TED yang sudah ada, salah satunya konferensi internasional.

Selain menghadirkan pembicara hebat, imbuh Janice, konferensi ini juga menyediakan area Xperience.

Dalam area tersebut, terdapat beberapa booth yang interaktif dan menarik. Xperience juga menjadi tempat para peserta dan pelaku startup,bisa saling membangun networking.

Dalam TEDxJalanTunjungan, dihadirkan beberapa narasumber dengan background lingkungan, hiburan, teknologi hingga pengembangan sosial.

Mereka adalah Eyang Wiwik, Founder of Sanggar Cendekia; Dwi Putranto, Mr. Deaf Star; Chef Inda, Founder Earth Market Surabaya; Eva Bachtiar, Founder Garda Pangan; Verena Lindra, Founder of Warp; Akbar Maulana, CEO of LZY Studio; Lintu, Lecturer and Community Developer; Cak Mus, Founder Kampoeng Dolanan; Bayu Dwi Apri Nugroho, Co-founder PT. MSBM dan Johan Ishii, Founder and Instructor of Escola Cultural Zungu Capoeira.

Penulis: Hefty's Suud
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved