Terjadi Lagi Orangtua Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal Saat Skripsi, Kisah Sebelumnya Juga Viral

Momen haru orangtua mewakili wisuda anaknya yang meninggal dunia saat skripsi, terjadi lagi di Solo, Jawa Tengah

Youtube Tribun Solo
Orangtua Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal Saat Akan Skripsi 

SURYA.co.id - Momen haru orangtua mewakili wisuda anaknya yang meninggal dunia saat skripsi, terjadi lagi di Solo, Jawa Tengah.

Setelah sebelumnya sempat viral ayah mewakili wisuda anaknya yang telah meninggal, nasib miris itu kini menimpa seorang mahasiswi Universitas Sebelas Maret (UNS).

Dilansir dari Kompas.com, Nurokhman dan Dwi Yani Merbawaningrum tak kuasa manahan tangis ketika Rektor UNS, Jamal Wiwoho, menyerahkan ijazah almarhumah Irza Laila Nur Trisna Winandi (21) alias Icha di auditorium kampus setempat, Sabtu (24/8/2019).

Penyerahan ijazah itu merupakan bentuk penghargaan UNS terhadap mendiang Icha yang meninggal karena tertabrak truk kontainer di Puskesmas Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, 25 Juli lalu.

Video Viral Siswi SMA Pasrah Diperlakukan Kasar Seniornya Tersebar di WA, Kepsek: Untuk Lucu-lucuan

Kronologi Cewek Rembang Meninggal Setelah Minta Dipeluk Pacarnya, Polisi: Tiba-tiba Langsung Lemas

Video Detik-detik Suami Sah Tikam Pria yang Diduga Telah Setubuhi Sang Istri, Endingnya Lebih Miris

5 Fakta Video Panas Pegawai Bank Sumsel yang Tersebar di WA, Kasus Sebelumnya Pelakunya PNS

Icha merupakan mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) UNS angkatan tahun 2005.

Ditemui seusai mengikuti prosesi wisuda, Dwi mengatakan, kedatangannya ke UNS untuk memenuhi undangan wisuda almarhumah putrinya.

Dwi bersama suami dan anak keduanya yang merupakan adik dari alrmahumah tiba di UNS pukul 06.30 WIB.

"Acara (wisuda) dimulai pukul 07.30 WIB. Saya naik podium untuk mengambil ijazah anak saya pukul 08.30 WIB," kata Dwi, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

Icha mengambil skripsi dengan judul "Pengaruh Penggunaan Game Online terhadap Kreativitas Mahasiswa dan Hasil Belajar Mahasiswa PTIK UNS dalam Mata Kuliah Pemrograman Komputer".

Sedianya Icha mengikuti ujian skripsi pada 25 Juli lalu.

Namun, Tuhan berkehendak lain. Saat mengantarkan ibunya untuk meminta izin menemani ujian skripsi, Icha tertabrak truk kontainer di Puskesmas Mojosongo, Boyolali.

"Kami datang diwisuda dengan harapan anak kami masih ada dan kami melihat anak kami memakai toga dan menerima ijazahnya sendiri gitu," ungkap Dwi.

Dwi menceritakan banyak keinginan putrinya semasa hidup yang belum terwujud, antara lain ingin mengikuti konferensi internasional pada Oktober 2019, bekerja ke Bali dan memotong rambut untuk kemudian disumbangkan ke yayasan kanker.

"Anak saya ingin memotong rambutnya dan disumbangkan ke yayasan kanker. Saya ingatnya itu setelah anak saya dimakamkan," kenang dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved