Berita Tulungagung

Permukaan Air Waduk Wonorejo Tulungagung Turun 10 Cm/Hari di Kemarau 2019, Jasa Tirta: 'Masih Wajar'

Ketinggian air dalam Waduk Wonorejo Tulungagung turun hingga 10 cm per hari saat kemarau.

Permukaan Air Waduk Wonorejo Tulungagung Turun 10 Cm/Hari di Kemarau 2019, Jasa Tirta: 'Masih Wajar'
surya/david yohanes
Waduk Wonorejo Tulungagung dilihat dari atas bukit, Kamis (22/8/2019). Permukaan Waduk Wonorejo turun 10 cm di musim kemarau 2019 ini. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Kemarau panjang yang melanda wilayah Tulungagung berpengaruh terhadap ketinggian air di Waduk Wonorejo, Kecamatan Pagerwoko. Ketinggian air dalam Waduk Wonorejo turun hingga 10 cm per hari.

Namun, Kepala Sub Divisi Jasa ASA I-3 Perum Jasa Tirta, Hadi Witoyo, menyatakan penurunan air di Waduk Wonorejo itu masih dibatas wajar. Sebab, pola yang ditetapkan untuk waduk ini, batas penurunan yang ditoleransi hingga 14 cm per hari.

“Waduk Wonorejo ini kan punya pola operasi yang ditetapkan. Kondisi saat ini masih di atas pola,” kata Hadi, Kamis (22/8/2019).

Secara umum, ketinggian air masih 2 meter di atas pola.

Waduk ini masih punya cadangan 64 juta meter kubik air, hingga musim hujan yang diprediksi tiba November 2019 mendatang.

Kali Song yang menjadi penyuplai air terbesar ke Waduk Wonorejo, saat ini tidak lagi mengalirkan air.

Air kali ini difokuskan untuk kepentingan irigasi lokal warga.

Sementara Kali Putih, Kali Wangi, dan Kali Bodeng, masih bisa menyuplai 1-1,5 meter kubik.

Sementara output Waduk Wonorejo saat ini juga difokuskan untuk PLTA, irigasi pertanian dan kepentingan Pabrik Gula Modjopanggoong.

“Untuk PLTA kami tambah operasionalnya, dari tujuh jam menjadi delapan jam, agar menyesuaikan dengan polanya,” sambung Hadi.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved