Jumat, 10 April 2026

Pilbup Blitar 2020

Pilbup Blitar 2020: Abdul Aziz telah Minta Restu DPW PKB terkait Pencalonannya

Katanya, ia menemuinya di Pendopo Pemkab Pamekasan. Ia tak sendirian melainkan didampingi salah seorang Ketua DPC PKB di Jatim ini.

Editor: Parmin
foto: imam taufiq
Abdul Azis(berkemeja putih) saat sowan Bupati Pamekasan Badrutamam dan Ketua DPW PKB Jawa Timur. 

SURYA.co.id | BLITAR -  Meski belum mendapat sinyal DPC PKB Blitar terkait pencalonannya pada Pilbup Blitar 202, Abdul Aziz telah minta restu DPW PKB. Bahkan id terus berjuang agar mendapatkan dukungan dari semua pihak.

Dibandingkan para calon lainnya, termasuk incumbent M Rijanto, Abdul Aziz lebih percaya diri (PD).

Selain sudah berani berterus terang terkait pencalonannya, ia juga sudah bergerilya ke kalangan nahdliyin.

Malah, tak tanggung-tanggung, ia mengaku sudah melakukan pendekatan ke para petinggi PKB, mulai DPW sampai DPP.

Seperti pengakuannya, Senin (5/8/2019) ia yang mengklaim sebagai orang NU (Nahdlatul Ulama) telah sowan ke Badruttamam, Sekjen DPW PKB Jatim yang juga Bupati Pamekasan.

Katanya, ia menemuinya di Pendopo Pemkab Pamekasan. Ia tak sendirian melainkan didampingi salah seorang Ketua DPC PKB di Jatim ini.

"Selain silaturrahmi, kami juga melakukan komunikasi politik terkait rencana pencalonan kami," ujar Abdul Aziz, Jumat (9/8/2019).

Menurutnya, dirinya diterima dengan baik, termasuk rencana pencalonannya juga sudah disampaikan. Bagaimana respons-nya dia (Badruttaman), menurut Abdul Aziz, dirinya mendapat sinyal baik karena dianggap cukup berani dibandingkan calon lainnya.

"Kami dengan beliaunya (Badruttamam) itu teman seperjuangan dulu saat sama-sama berjuang di awal-awal berdirinya PKB," ungkap pria yang mengaku Ketua Lembaga Perekonomian (LP) NU Kabupaten Blitar ini.

Saran dia, papar Abdul Aziz, soal restu partai (DPW PKB), itu urusan nanti. Yang penting, dirinya disarankan harus bisa mendongkrak popularitas (elektabilitas) agar dikenal masyarakat dan  mendapat simpati.

"Kata beliau, PKB itu harus mengutamakan untuk mendukung calon dari orang PKB sendiri. Terkecuali orang PKB tak ada yang mencalokan diri, baru boleh mendukung ke calon lain. Itu artinya, bahwa kami semestinya harus didukung karena kami sudah lama berjuang dan ikut membesarkan partai ini (PKB)," paparnya.

Sehabis sowan ke Badruttamam, Abdul Aziz mengaku kian bersemangat untuk maju pada bursa Pilkada tahun depan.

Soal mau mencalonkan diri sebagai calon bupati (cabup) atau calon wakil bupati (cawabup), ungkap dia, itu tergantung situasi politiknya nanti.

Di antaranya, itu tergantung calon siapa saja yang akan muncul, dan PKB akan berkoalisi dengan partai apa, baru dirinya bisa menentukan pencalonannya.

"Berikutnya, kami akan berkomunikasi dengan orang-orang DPC. Semoga, tak ada kendala," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved