Berita Banyuwangi

Pantai Cacalan Banyuwangi Jadi Kawasan Kuliner Ikan Bakar dan Jus Jambe

Wisata Pantai Cacalan Banyuwangi, dijadikan pusat kuliner ikan bakar dan minuman segar jus jambe

Pantai Cacalan Banyuwangi Jadi Kawasan Kuliner Ikan Bakar dan Jus Jambe
haorrahman/surya
Wisata Pantai Cacalan yang berada di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, dijadikan pusat kuliner ikan bakar dan minuman segar jus jambe. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Wisata Pantai Cacalan yang berada di Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, dijadikan pusat kuliner ikan bakar dan minuman segar jus jambe. Warung makanan di pantai itu menyediakan makanan khas ikan bakar dan jus jambe.

Jus ini dikenal dengan khasiatbya untuk vitalitas tubuh dengan rasa yang segar.  Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widiyatmoko mengatakan, ikan yang dijua adalah ikan yang fresh, karena langsung dibeli dari nelayan yang melabuhkan perahunya di kawasan tersebut.

“Ini menjadi identitas baru Pantai Cacalan sebagai destinasi yang menyajikan kuliner ikan bakar. Wisatawan yang ingin menikmati ikan bakar yang fresh, dan lokasi tak jauh dari pusat kota, silakan datang ke Pantai Cacalan," kata Yusuf, Sabtu (3/8/2019).

Dalam kesempatan itu, Yusuf ikut membakar ikan bersama para istri dan nelayan setempat.

"Dan jangan lupa dicoba pula Jus Jambe. Rasanya segar, meski ada rasa getir sedikit dari jambenya. Tapi tetap enak, itu sensasinya. Cocok untuk mereka yang ingin meningkatkan stamina tubuh," kataYusuf.

Yusuf menambahkan atraksi seni akan menjadi agenda tetap yang akan ditampilkan di Pantai Cacalan.

"Festival ini tidak hanya untuk mengenalkan destinasinya saja, tapi juga mengenalkan budaya dari warga setempat. Jadi di setiap kawasan destinasi, kita akan mengangkat budaya yang berbeda, tergantung tradisi warga setempat," kata Yusuf.

Turis asing yang hadir pun turut menikmati kuliner yang disajikan.

"Ini sangat menyenangkan. Sebuah festival di pinggir pantai sambil bakar ikan. Juga ada kesenian setempat. Keren," kata Corwin Böker, asal Jerman.

Camat Kailpuro Hendry Suhartono mengatakan, seluruh warung yang ada di pantai ini telah siap menyajikan menu ikan bakar hasil tangkapan sendiri.

Mereka ini, kata Hendry, sebelumnya telah dilatih oleh Dinas Perikanan cara mengolah ikan bakar dengan higienis.

"Pesertanya rata-rata istri nelayan. Kita ajarkan bagaimana membuat diversifikasi usaha. Tak hanya menjual ikan dalam bentuk mentah, tapi diedukasi bagaimana ikan lokal di branding secara higienis," tutur Hendry.

Tak hanya dilatih sekedar membakar saja, tapi mereka juga diajari bagaimana menjadikan ikan bakarnya berkualitas.

Mulai dari cara membersihkannya, membakar, membumbui dan menyajikan ikan bakarnya ala restoran.

"Dan yang pasti, mereka juga kami ajarkan bagaiman memilih dan membuat jus jambe yang pas di lidah," pungkas Hendry.

Penulis: Haorrahman
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved