Lapor Cak

Ada Cak Peno di Gedung Siola Surabaya, Warga Gratis Konsultasi Hukum  

Kejaksaan Negeri Surabaya (Kejari) Surabaya membuka layanan konsultasi hukum gratis di Gedung Siola mulai Selasa (30/7/2019).

Ada Cak Peno di Gedung Siola Surabaya, Warga Gratis Konsultasi Hukum  
SURYAOnline/nuraini faiq
Petugas dari  Kejaksaan Negeri Surabaya (Kejari) Surabaya melayani warga berkonsultasi hukum di Gedung Siola Surabaya, Selasa (30/7/2019). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejaksaan Negeri Surabaya (Kejari) Surabaya membuka layanan konsultasi hukum gratis di Gedung Siola mulai Selasa (30/7/2019). Di mal pelayanan publik milik Pemkot Surabaya itu, warga bebas menanyakan perkara hukum apa pun.

Baik hukum pidana maupun hukum perdata. Semua yang terkait perkara hukum apa pun termasuk hukum utang piutang, cicilan rumah atau mobil, kartu kredit, hukum warisan, hingga persoalan lain yang kerap dijumpai masyarakat. 

Bahkan persoalan yang saat ini lagi marak adalah peminjaman secara online. Semua terkait perkara hukum itu bisa dikonsultasikan di layanan konsultasi hukum gratis itu. Layanan hukum yang ditempatkan di lantai satu Siola itu diberi nama Cak Peno atau Pengacara Negara Oke. 

Namun, dalam layanan Cak Peno itu tidak sebatas melayani kantor pemerintah tapi juga warga biasa. Selama ini warga dikagetkan dengan ulah lising yang menarik paksa penanggung cicilan kendaraan. Atau juga masalah warisan yang kerap dijumpai masyarakat.

 Saat dibuka layanan hari pertama Cak Peno di Siola itu, sejumlah warga memanfaatkan layanan tersebut. Sinta, salah satu warga Surabaya mendatangi Cak Peno di Lantai 1 Siola itu terkait kartu kredit.

"Saya tadi tanya bagaimana jika kartu kredit saya disalahgunakan orang lain," ucap Sinta.

Tidak hanya itu, ada warga yang menanyakan hukum warisan. Ensa Ardi Yulianti juga menyempatkan tanya soal warisan.

"Saya diminta membuat akta warisan sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari," kata Ensa. 

Selama ini warga masyarakat lebih dulu dibuat takut dan enggan berurusan dengan kejaksaan. Padahal lembaga hukum ini bisa memberi pencerahan dan membuka wacana pemahaman hukum. Utamanya warga akan tahu hak dan tanggung jawabnya sebagai warga negara.

Misalnya banyak warga yang berurusan dengan bangunan liar. Mereka tidak berhak menempati bangunan yang berada di aset milik Pemkot. Begitu juga terkait IPT (izin pemakaian tanah) juga harus dipahami secara hukum.

Layanan Cak Peno di Siola itu resmi dibuka layanan mereka mulai Selasa (30/7/2019). Warga gratis melakukan konsultasi hukum apa pun mulai Senin - Kamis. Jam buka layanan setiap hari namun dibatasi hanya tiga jam. Buka pukul 09.00 hingga 12.00.

Kasi Datun Kejari Surabaya Arjuna  Meghanada menuturkan bahwa  pengcara negara oke atau Cak Peno itu sebenarnya untuk meningkatkan warga negara patuh hukum. Warga tak perlu takut dengan penegak hukum.

Arjuna mengakui bahwa selama ini ada kecenderungan warga takut menemui kejaksaan. Namun dengan kejaksaan mendekatkan diri pada masyarakat akan makin tinggi kesadaran hukum warga. "Masyarakat tidak bisa main hakim sendiri," kata Arjuna.

 Khusus soal lising yang menyewa tukang tagih dengan menarik paksa kendaraan tidak bisa dibenarkan. Harus didampingi petugas kepolisian dan atas perintah pengadilan. Begitu juga warisan harus mencatatkan akta waris.

 
 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved