Berita Tulungagung

Sebulan Lagi, Bus Bagong Luncurkan Trayek Surabaya-Tulungagung dan Trenggalek Via Kediri-Kertosono

Bus Bagong buka trayek Surabaya-Tulungagung dan Surabaya Trenggalek via Kediri

Sebulan Lagi, Bus Bagong Luncurkan Trayek Surabaya-Tulungagung dan Trenggalek Via Kediri-Kertosono
istimewa
Bus Bagong yang bakal melayani trayek Surabaya-Tulungagung via Kediri-Kertosono 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Masyarakat Trenggalek dan Tulungagung bakal mempunyai pilihan bus menuju Surabaya. Setelah Perusahaan Otobus (PO) Pelita Indah sempat berhenti, trayek bus legendaris asal Trenggalek ini bakal beralih ke PO Bus Bagong, yang berpusat di Kabupaten Malang.

Selama ini Pelita Indah dianggap kurang mampu bersaing dengan PO Harapan Jaya, karena tidak punya layanan Patas. Bagian Operasional PO Bus Bagong, Budi Susilo mengatakan, total ada 108 trayek Pelita Indah yang dibeli Bagong. Rinciannya, 42 trayek Surabaya-Tulungagung dan 66 trayek Surabaya-Trenggalek.

"Mungkin Bus Bagong Surabaya-Tulungagung via Kediri akan efektif beroperasi satu atau dua bulan lagi," kata Budi, Senin (29/7/2019).

Budi yang juga anak sulung Hari Susilo, pemilik PO Bagong, ini menjanjikan layanan yang berkualitas.

Seluruh armada yang diturunkan adalah armada baru, sebab pembelian dari Po Pelita Indah tidak termasuk armada yang ada.

Bus Bagong juga menyiapkan 30 armada untuk layanan bus Patas, termasuk yang melewati tol.

"Kami masih mengajukan izin untuk Patas yang masuk tol," sambung Budi.

Sebagai ciri khasnya, Bus Bagong masih mengandalkan tipe bus medium.

Budi optimistis, trayek Surabaya-Trenggalek dan Surabaya-Tulungagung masih menjanjikan.

Namun, pembelian ini bukan sekedar pertimbangan bisnis, melainkan alasan pelayanan terhadap masyarakat.

Keberadaan layanan bus baru ini disambut positif masyarakat Tulungagung.

Sebab dengan masuknya Bus Bagong, maka akan muncul persaingan dan menidadakan monopoli penyedia layanan transportasi.

"Kalau ada satu PO, kan seenaknya saja. Kalau ada saingan, masing-masing akan memberikan layanan terbaik," ujar Yoyok, seorang warga Kelurahan Kepatihan.

Bukan kali ini saja Bus Bagong mengambil alih perusahaan lain.

Awal 2017 lalu, Bus Bagong membeli 133 trayek PO Puspa Indah, terdiri dari Malang-Kediri, Malang-Jombang dan Malang-Tuban.

Penulis: David Yohanes
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved