Booming YouTube, Orangtua Harus Belajar Literasi Digital
YouTube dianggap menjadi media yang cukup efektif untuk mempengaruhi atau menarik perhatian orang lain.
Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: irwan sy
Literasi digital ini tidak hanya diperuntukkan bagi penonton melainkan juga konten kreator YouTube.
Sebab, mereka punya tanggung jawab moral untuk mendidik masyarakat, sama halnya dengan media.
Saya juga khawatir pada anak anak.
Pasalnya, mereka masih belum paham betul akan konten video yang dikonsumsi, apakah itu baik atau tidak.
Dalam hal ini orang tua memiliki peran untuk mendampingi sang buah hati ketika menonton konten YouTube.
Maka para orangtua jangan pernah malu untuk berhenti belajar dunia digital.
Karena saat ini kita hidup di dunia digital.
Anak-anak juga akan tumbuh di dunia digital maka orangtua harus belajar literasi digital.
Tujuannya tentu agar dapat mengajarkan kepada anak-anaknya untuk memilih konten yang bermanfaat, sehingga anak bisa berpikir kritis dan rasional terhadap konten yang dia tonton.
Terkait beberapa perusahaan bekerja sama dengan YouTubers untuk berpromosi, hal itu merupakan cara yang instan agar cepat dikenal dan tenar.
Sebab, Youtubers diakui dan dianggap sudah banyak penonton.
Mungkin sama halnya dengan UPN Jatim yang membuka peluang bagi Youtubers untuk masuk di Jalur Mandiri Prestasi, pengen cepat dikenal.
Seharusnya, ke depan harus dikaji apakah tidak menyalahi kaidah ilmiah untuk hal seperti itu.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi, UPN bisa menggunakan para YouTubers untuk mendidik masyarakat dan memberikan pemahaman tentang dunia ilmiah.
Jangan kemudian lembaga pendidikan tinggi ikutan 'alay', itu kurang pas.
Sebenarnya, lembaga pendidikan tinggi boleh saja menggunakan Youtubers.
Akan tetapi, harus dilihat konten dan konteksnya.
Sebaiknya, memilih youtubers yang ilmiah, konten videonya membahas soal pendidikan.
Koordinator Prodi Ilmu Komunikasi UPN Jatim, Dr Yuli Candrasari MSi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/youtube-upn-jatim.jpg)