4 Kenakalan Setya Novanto yang Membuatnya Dipindah ke Gunung Sindur, Kadivpas: Jangan Mau Dikibuli!

4 Kenakalan Setya Novanto yang Membuatnya Dipindah ke Gunung Sindur, Kadivpas: Jangan Mau Dikibuli!

4 Kenakalan Setya Novanto yang Membuatnya Dipindah ke Gunung Sindur, Kadivpas: Jangan Mau Dikibuli!
Tribunnews/Irwan Rismawan
4 Deretan Ulah Setya Novanto Selama Jalani Hukuman di Sukamiskin, hingga Dipindah ke Ruang Isolasi 

"Kalau soal penyakit nya itu saya tak bisa terlalu dalam karena itu ranah kedokteran, mungkin nanti hari Rabu kita bicara lagi penyakit apa sebenarnya, karena saya enggak bisa ngarang kalau soal medis," terangnya.

Saat menemui Novanto Di RS, Liberti bahkan sempat menyampaikan pesan kepada Novanto untuk tidak berulah dan bikin kegaduhan ketika sedang berobat.

"Saya bilang ke beliau, sudah kalau berobat ya berobat, jangan buat kegaduhan yang aneh - aneh, berobat saja," katanya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Jawa Barat, Abdul Aris mengatakan alasan Setya Novanto dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur lantaran mantan Ketua Umum Partai Golkar itu sudah melakukan tindakan serupa berulang kali.

"Kita jangan mau dikibuli terus. Tindakan itu kita ambil karena sudah dua kali, tempo hari sekali di rumah sakit, ini kedua kali. Ini syok terapi bagi yang lain juga," ujar Aris saat dihubungi lewat telepon seluler, Sabtu (15/6/2019).

Menurut Aris, tindakan Setya Novanto tersebut bisa memberi pengaruh buruk bagi narapidana yang lain. Apalagi, ini bukan kali pertama Setya Novanto berbuat ulah selama masa penahanan.

"Kondisi demikian yang membuat suasana LP Sukamiskin jadi tidak kondusif, mempengaruhi napi yang lain," ungkapnya.

Kadivpas juga tengah memeriksa keterlibatan dua pengawal yang ditugaskan mendampingi Setya Novanto. Aris belum bisa memberikan keterangan soal sanksi apa yang diberika.

"Pemeriksaan pengawal kemarin sudah. Dua orang," ucap dia.

Ulah Setya Novanto alias Setnov ini disebut sudah yang ke sekian kalinya selama mendekam di Lapas Sukamiskin.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Musahadah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved