Pilwali 2020
PDIP Kapok, Tak Usung Sosok Cawali Alternatif Seperti Risma Lagi di Pilwali Surabaya 2020
PDIP Surabaya merasakan komunikasi dengan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini selama 10 tahun ini biasa-biasa saja, bahkan cenderung sering putus.
Sukadar mencontohkan kasus Pedagang Kaki Lima (PKL), kemudian soal kesenian dan budaya yang ditangani Risma tanpa adanya komunikasi terlebih dahulu dengan partai.
"Penataan PKL misalnya, sebelum digusur harusnya ada tempat untuk relokasi lebih dulu. Ada solusi dulu. Kemudian di bidang olahraga, Persebaya itu kan kebanggan warga kota Surabaya. Mess kan diambil pemkot. Padahal itu kebanggaan warga kota, akhirnya Persebaya kesulitan cari tempat, tidak bisa di follow up." lanjutnya.
Sukadar juga mencontohkan kasus yang dialami seniman di Taman Hiburan Rakyat yang ditutup. Banyak seniman dan budayawan yang mengeluh.
"Belajar dari itulah, kami bisa menyimpulkan bahwa sebenarnya opini yang dibangun pemerintah kota terkait keberhasilannya, tidak sebanding dengan di lapangan." tutupnya. (Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti)