Citizen Reporter
Hidroponik, Si Kecil Bernilai Besar Hasil Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UKDC
“Si Kecil yang Bernilai Besar” beginilah anggota kelompok 2 FE UKDC Surabaya menyebut hasil karya pengabdian masyarakat mereka.
Sayuran berdaun hijau lainnya yang juga menguntungkan jika dikembangkan secara hidroponik adalah sawi.
Bagi pebisnis atau calon pebisnis yang akan memulai usaha tanaman hidroponik, sangat disarankan memillih tanaman dengan masa tanam yang pendek agar cepat panen.
Selain itu, sayuran termasuk jenis yang sering dicari masyarakat. Hanya dalam waktu sekira 1 bulan setelah proses semai, sayuran sudah bisa dipanen, dan meski harga jualnya tergolong rendah, namun tetap memberikan keuntungan karena modal bisa lebih cepat diputar.
Andai dikalkulasi, apabila semua warga Kedung Baruk Gang XIV-A membudidayakan selada secara hidroponik, maka biaya tanam per kilogram yang harus dikeluarkan adalah Rp 20 ribu.
Sementara, harga jual selada di pasaran adalah Rp 9 ribu per 300 gram atau sekitar Rp 30 ribu per kilogram.
Berdasarkan kalukulasi ini, dapat ditafsir keuntungan yang bisa diperoleh sebesar Rp. 10.000 per kg selada yang dijual.
Dengan demikian, jika selada diproduksi secara berkelanjutan per bulan oleh seluruh warga, keuntungan yang diperoleh bakal lebih besar.
Penulis : Handre Sentosa, Mahasiswa Fakultas Ekonomi UKDC, Surabaya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/hidroponik-yang-dikembangkan-mahasiswa-ukdc.jpg)