Sabtu, 11 April 2026

Berita Surabaya

Pria Asal Surabaya Dapat Rp 5 Juta Sekali Antar Sabu, Begini Modusnya

Hendak antarkan pesanan sabu seberat satu kilogram, seorang kurir asal Surabaya dicokok Tim Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kamis (25/4/2019)

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id |  SURABAYA  - Hendak antarkan pesanan sabu seberat satu kilogram, seorang kurir asal Surabaya dicokok Tim Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kamis (25/4/2019) kemarin.

Sang kurir yang ditangkap Polrestabes Surabaya yakni  Dolog Satriyono (49) warga Kalianak Timur Surabaya.

Berkecimpung dalam bisnis haram tersebut, nasib Satriyono tergolong apes.

Pasalnya, pertemuannya dengan seorang pembeli di depan SPBU Karang Pilang siang bolong pukul 12.30 WIB, Kamis (25/4/2019), merupakan pengiriman pertamanya sebagai kurir.

Seandainya tugas pengiriman satu kilogram sabu berhasil dilaksanakan Satriyono, dia bakal dapat upah sekitar Rp 5 juta rupiah.

"Uangnya ya buat kebutuhan sehari-hari aja," kata Satriyono seraya menundukkan kepala, Senin (13/5/2019)

Bapak dua anak itu, bukan bekerja seorang diri, ia mengaku hanya sebagai suruhan dari seorang pengedar berinisial RB.

RB berdasarkan keterangan petugas, nama dan ciri-cirinya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sebelum tertangkap, Satriyono mengaku, mendapat intruksi dari RB melalui pesan singkat di ponselnya.

Ia diminta RB mengambil bingkisan sabu seberat satu kilogram di sebuah hotel.

"Baru sekali, saya belum tanya, cuma baru diarahkan sama RB," lanjutnya.

Lantaran tergiur upahnya sekali kirim uang lima juta rupiah masuk kantong, Satriyono langsung bergegas menjalankan intruksi dari RB.

"Saya diperintahkan di hotel untuk ambil sama RB," ucapnya.

Satriyono mengaku sudah mengenal RB sejak lama.

Perkenalannya itu dimulai saat dirinya memanfaatkan jam besuk kunjungan di Rutan Medaeng untuk menengok seorang rekannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved