Berita Surabaya
Hapuskan Program D3, ITS Buka Tujuh Program Studi Sarjana Terapan Baru
Program sarjana terapan ini mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti program magang selama satu semester.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
Tahun ini, jadwal seleksi masuk prodi sarjana terapan diselenggarakan serentak setelah seleksi masuk prodi sarjana.
“Selain jalur reguler yang berbasis hasil tes UTBK, prodi sarjana terapan Fakultas Vokasi ITS juga menerima mahasiswa baru melalui jalur undangan atau prestasi dan jalur kemitraan mandiri,” ulasnya.
Daya tampung mahasiswa baru terbagi dengan komposisi 30 persen jalur undangan/prestasi, 40 persen jalur reguler, 30 persen jalur kemitraan/mandiri.
Dari 30 persen jalur undangan/prestasi, lulusan SMK diberi kuota sebanyak 20 persen dan lulusan SMU/MA hanya 10 persen.
Humas ITS, Indah Tri Sukma menambahkan bahwa khusus untuk seleksi masuk jalur prestasi memang ingin memberikan kesempatan yang lebih besar bagi lulusan SMK.
Dengan adanya keberpihakan ini sangat penting untuk menunjang kebijakan pemerintah dalam memprioritaskan pengembangan pendidikan vokasi.
“Ke depan lulusan vokasi ini diharapkan dapat membantu dalam mengurangi ancaman bonus demografi, karena lulusannya sudah siap kerja dan memiliki keterampilan lebih,” jelasnya.
Ketika semua Prodi Sarjana Terapan ini sudah jalan, harapannya lulusan bisa langsung diserap oleh industri secara masif.
“Lulusan vokasi saat ini sudah tidak dipandang sebelah mata lagi, sehingga ke depannya diharapkan akan lebih banyak lagi peminatnya,” tandasnya.