Viral Media Sosial

Fakta di Balik Ulah Turis Asing Banting Tubuh Petugas Terobos Area Terlarang Gunung Bromo yang Viral

Fakta di Balik Ulah Turis Asing Banting Tubuh Petugas Terobos Area Terlarang Gunung Bromo yang Viral. Berikut Penuturan TNBTS!

Editor: Musahadah
instagram
Fakta di Balik Ulah Turis Asing Banting Tubuh Petugas Terobos Area Terlarang Gunung Bromo yang Viral 

SURYA.CO.ID - Video seorang turis asing membanting tubuh petugas saat akan terobos area terlarang Gunung Bromo viral di WhatsApp (WA) dan instagram (IG).

Di video yang viral di whatsApp dan Instagram (IG) itu, turis asing berkacama hitam ini dengan arogannya menerobos halangan petugas

Balai Besar Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru (TNBTS) membeber fakta di balik video yang viral di WA dan IG tersebut. 

Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru (TNBTS), Syarif Hidayat, membenarkan bahwa video tersebut terjadi di Bromo, "Betul itu Bromo. Kejadiannya hari Jumat (22/3) kemarin," kata Syarif kepada TribunJatim.com, Sabtu (23/3/2019).

Tidak Mabuk, Tidak Gila, Perempuan Tanpa Busana Ini Berlari di Stasiun Kereta, Polisi Tak Menahan

Minta Maaf ke Syahrini, Lia Ladysta Enggan Sebut Orang yang Membisikinya Soal Pak Haji, Gak Boleh

BREAKING NEWS - Panther Hantam Dump Truk di Pajarakan Probolinggo, Enam Orang Tewas

Aksi Nenek-nenek Tembak Kepala Buaya 3,6 Meter yang Memangsa Kudanya, Jangan Main-main, Katanya

Luna Maya dan Ariel Noah Hebohkan Pesta Ulang Tahun Bunga Citra Lestari, Gading Marten sampai Teriak

Ia menjelaskan kejadian bermula saat sepasang wisatawan asing mencoba menerobos ke kawah memakai sepeda motor  trail dan diparkir di dekat Pura Boten.

Kemudian, petugas mencoba menghalangi agar tidak mendekat ke kawah. Sebab, Gunung Bromo sedang mengalami erupsi.

"Sepasang wisatawan asing, laki-laki dari Jerman dan yang perempuan dari Rusia," katanya.

Syarif mengatakan hingga saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) masih menyatakan bahwa status Gunung Bromo berada di level II atau waspada.

TNBTS juga telah menerapkan larangan mendekat ke kawah Gunung Bromo dengan radius 1 km.

"Masih diperkenankan berkunjung untuk wisata hanya saja tidak diperkenankan memasuki radius 1 km dari kawah aktif Bromo dan harus ditaati oleh setiap pengunjung nusantara dan asing," ucap dia.

Selain itu, diimbau wisatawan juga memakai pelindung seperti masker agar tidak terdampak abu vulkanik.

"Kami harap wisatawan ikut aktif membantu petugas dengan mentaati peraturan dan himbauan yang diberikan," pungkas Syarif.

Sebelumnya, video ini viral setelah diunggah  akun Instagram bernama @matajitu, Jumat (22/3/2019) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Pengunggah video memberikan keterangan: "Kejadian hari ini seorang turis asing menunjukan arogansi nya,menganggap dirinya wisatawan lantas seenak-enaknya? Kebetulan memang kawasan bromo masih dibuka untuk wisatawan tp dg radius jarak aman tertentu".

Sejam setelah diunggah, video tersebut menuai respons dari pengguna Instagram lainnya.

Akun @mamshets memberi komentar "Jangan kasih ampun broww...tonjok ajaahh".

Sementara @sekarmaji.aji_2662 berkomentar "Nek ono sing koyo kuwi, wes ratakan ae mas..(Kalau ada yang seperti itu, ratakan saja, Mas).

Lihat video:

Chord & Kunci Gitar Restu, Lagu Terbaru Syahrini yang Wakili Perasannya Tentang Restu Orangtua

Aksi Nenek-nenek Tembak Kepala Buaya 3,6 Meter yang Memangsa Kudanya, Jangan Main-main, Katanya

VIRAL Foto Display Masjid Unsri Bertulis Sholat No.1, Presiden No. 2, Begini Fakta Sebenarnya

VIRAL di WhatsApp & IG Pencuri Depok Kembalikan Curiannya & Surat Permohonan Maaf, Ngaku Takut CCTV

Sejak sepekan terakhir, PVBG merekomendasikan jarak aman dari kawah Gunung Bromo 1 kilometer, menyusul aktivitas vulkanologi gunung di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Jawa Timur itu.

Wisatawan maupun warga harus berada minimal 1 kilometer dari pusat kawah Gunung Bromo.

Kamis kemarin, bahkan Gunung Bromo menyemburkan abu vulkanik di 9 desa di sekitar Gunung Bromo.

Di Desa Argosari Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, ketebalan abu vulkanik yang turun di pemukiman penduduk bahkan mencapai ketebalan 1 centimeter.

Status Gunung Bromo pagi ini masih dalam level II waspada.

Namun, kondisi erupsi gunung Bromo justru tak menyurutkan wisatawan datang ke Gunung Bromo.

Sebaliknya wisatawan juga masih ramai berdatangan. Dan memanfaatkan momen gunung Bromo yang tengah erupsi untuk hunting foto dan bahkwa swafoto.

Hal itu turut diakui oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kamis (21/3/2019). Ia mengatakan hal ini adalah hikmah yang juga tak bisa dipungkiri.

"Ada yang selfie juga memang. Karena momen yang jarang-jarang ini. Saya kira, selalu ada hikmah di balik peristiwa. Saya sendiri, Ibu Gubernur juga, kami banyak bertanya ke sana ke mari. Dari semua sisi erupsi ini relatif konvergen. Jadi, tetap waspada tapi kita tidak perlu menghindar," ujarnya.

Lebih lanjut, Pemprov Jawa Timur juga terus melakukan imbauan bahwa radius aman bagi wisatawan adalah jarak satu kilometer dari kawah, wisatawan tidak boleh mendekat.

Video Viral Pernikahan Lucinta Luna Bikin Feni Rose Kebingungan, Nikah Apa Syuting?, Katanya

Kondisi Gunung Bromo terkini, Selasa (19/3/2019) tercatat gunung api aktif ini meletus 28 kali.
Kondisi Gunung Bromo terkini, Selasa (19/3/2019) tercatat gunung api aktif ini meletus 28 kali. (surya.co.id/istimewa)

Tim dari Pemprov khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikatakan Emil Dardak terus berkoordinasi dengan daerah terdampak. Yaitu BPBD Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo untuk mendapatkan update kondisi erupsi Bromo.

"Bukan lagi harian, tapi jam perjam bahkan mungkin sangat update kami melihat kondisi. Data kami tadi pagi level 2 waspada. Jarak 1 km didalam gak boleh wisatawan, di luar itu silahkan menikmati eksotisnya," tegas Emil.

Secara umum, kata Emil, Pemprov Jatim justru mewaspadai cuaca di Jawa Timur yang masih berpotensi menurunkan hujan dengan intensitas lebat. Sementara kapasitas tampung sungai di Jawa Timur tidak bertambah.

"Kondisi temperatur laut di jatim yg lebih tinggi menyebabkan dorongan uap ke atas lebih banyak, awan cumulonimbus, katanya. Curah hujan menjadi lebih tinggi. Kami justru mengantisipasi, jangan sampai barang berharga di rumah-rumah itu tidak disimpan. Nanti, begitu dievakuasi, kepikiran barang di rumah," ujarnya.

Pemprov Jatim, kata Emil, akan memastikan ketersediaan tenaga kesehatan dan logistik untuk memenuhi kebutuhan adanya masyarakat terdampak banjir yang terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.

Wilayah Surabaya Aman

Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memastikan wilayah Surabaya masih aman dari paparan debu vulkanik Gunung Bromo.

"Dari data potensi sebaran abu vulkanik. Diprediksi satu hingga tiga hari ke depan, abu vulkanik dari Gunung Bromo menjauh dari arah Surabaya," ujar Kasie Data dan Informasi BMKG Juanda, Teguh Tri Susanto, Kamis (21/03/2019).

Ia mengatakan, akibat hembusan angin, abu Gunung Bromo tersebut sekarang mengarah ke Tenggara.

"Kemungkinan besar yang terdampak adalah wilayah di bagian tenggara dari Gunung Bromo. Seperti daerah Lumajang bagian timur, Jember, serta Banyuwangi bagian selatan,"jelas Teguh.

Dirinya juga mengatakan tiap ada informasi terbaru sebaran abu dari Darwin, Australia, pihaknya langsung mengeluarkan rilis informasi potensi sebaran abu.

"Kami juga akan langsung menginfokan kepada stakeholder terkait. Seperti Airnav untuk penerbangan," tandasnya.

Gunung Bromo mengalami erupsi sejak pekan lalu. Dan membuat beberapa wilayah di sekitarnya terdampak abu gunung.

Berdasarkan pantauan PVMBG hingga 20 Maret 2019 pukul 12.00, tercatat dari kawah gunung tersebut mengeluarkan asap setinggi 600 - 1.200 meter. (tribun jatim/Aminatus Sofya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Turis Asing Paksa Masuk Gunung Bromo Sampai Banting Petugas"

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved