Berita Mojokerto

Begal Payudara Berkeliaran di Mojokerto, Beraksi Petang Hari, Ini Pengakuan Guru yang Jadi Korban

Para begal payudara berkeliaran di kawasan Jalan Bypass Mojokerto. Biasanya, mereka beraksi petang hari. Salah satu yang jadi korban adalah guru.

Begal Payudara Berkeliaran di Mojokerto, Beraksi Petang Hari, Ini Pengakuan Guru yang Jadi Korban
Youtube
Ilustrasi begal payudara berkeliaran di Mojokerto, beraksi petang hari, ini pengakuan guru yang jadi korban. 

Namun, tak lama kemudian, tiga pria menggerebek mereka dengan datang secara bergiliran. Satu di antaranya membawa senjata tajam.

Setelah beberapa lama berduaan di dalam kamar, tiba-tiba datang dua orang Indra dan Efendi berpura-pura melakukan penggerebekan.

Tak lama kemudian, datang Sutatno (Sutat) yang mengaku sebagai suami Berta Liana.

Dalam kondisi tersebut korban terdesak dan tak bisa berbuat apa-apa karena digerebek oleh ketiga orang lelaki.

Sutat meminta uang damai kepada korban sebesar Rp 20 juta malam itu juga.

"Tersangka Sutat mengancam menggunakan senjata tajam memaksa saya menyerahkan uang damai," kata Lukman.

Karena tak ada uang, Lukman pun harus meminjam uang dari kerabatnya.

Pergilah Lukman diantar Sutat ke rumah kerabat Lukman meminjam uang.

Pada saat itu Lukman hanya mendapat pinjaman sebesar Rp 2,5 juta.

Lukman berjanji akan mencari lagi uang keesokan hari.

Halaman
1234
Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved