Kamis, 7 Mei 2026

Pemilu 2019

Caleg DPRD Kabupaten Pasuruan Ini Ingin Kembangkan UMKM Untuk Buka Lapangan Kerja

Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Pasuruan Dapil I, Wahyu Budi Priyanto memiliki misi memajukan UMKM

Tayang:
surya.co.id/galih lintartika
Caleg DPRD Kabupaten Pasuruan Dapil I, Wahyu Budi Priyanto saat memamerkan UMKM budidaya kambing etawa yang diambil susunya. Siapa sangka, susu kambing etawa ini memiliki daya jual tinggi. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Pasuruan Dapil I, Wahyu Budi Priyanto memiliki misi memajukan UMKM di Kabupaten Pasurun.

Jika ditakdirkan duduk di kursi dewan, pria yang akrab disapa Wahyu ini akan berusaha semaksimal mungkin memberdayakan UMKM.

Politisi asal Partai Golkar ini menilai, pemberdayaan UMKM ini merupakan bentuk tegas dalam menyikapi situasi dan kondisi ketenagakerjaan, di mana angkatan kerja setiap tahun bertambah dan tidak seimbang dengan terciptanya lapangan kerja.

Terutama, kata dia, dengan munculnya, fenomena banyak industri padat karya yang tutup ataupun relokasi dari Pasuruan ke daerah lain.

Hal itu terjadi karena semakin tingginya biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan di Pasuruan.

Padahal, industri padat karya ini yang mampu menyerap tenaga kerja dalam kapasitas besar.

Maka salah satu solusi untuk menyerap angkatan kerja adalah dengan pemberdayaan UMKM,

"Pemberdayaan UMKM akan menciptakan lapangan kerja sendiri, dengan memaksimalkan kegiatan positif yang mengarah pada kemandirian baik secara pekerjaan maupun finansial," kata Wahyu.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua HRD Club Pasuruan ini menjelaskan, banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan, misalnya budidaya ikan lele yang berorientasi pada pasar ekspor, budidaya kambing etawa yang menghasilkan susu kambing yang diminati, budidaya pertanian hidroponik dan beberapa kegiatan lain.

Menurut Wahyu, beberapa kegiatan tersebut di atas memiliki peluang yang tinggi dan pasar yang masih terbuka luas.
Permintaan masih lebih tinggi rasionya dibanding ketersediaan barang di pasaran.

Peluang untuk memaksimalkan UMKM di Kabupaten Pasuruan masih sangat terbuka.

"Ini bisa kami maksimalkan. Kalau memang saya ditakdirkan menjadi anggota dewan nanti, saya pribadi akan menjadi orang pertama penggerak UMKM ini. Saya akan bina UMKM semaksimal mungkin, agar UMKM ini bisa menampung dan memberdayakan pengangguran di Pasuruan," tambahnya.

Namun perlu dicatat, lanjut dia, meski peluang masih terbuka lebar, ada beberala item yang perlu diperhatikan sebelum memaksimalkan pemberdayaan UMKM ini.

Misalnya, budidaya lele untuk memenuhi pasar ekspor ini tidak bisa sembarangan.

Menurut dia, UMKM pemberdayaan lele ini harus memiliki standart kualitas tersendiri baik dari bibit, pakan maupun proses perawatannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved