Rabu, 6 Mei 2026

Kisah Warga Aceh yang Bikin Paspor Demi Terbang ke Malang Jawa Timur

Melonjaknya harga tiket pesawat di Indonesia mengakibatkan banyak orang harus pintar menyiasati agar bisa mendapatkan harga tiket yang lebih murah.

Tayang:
Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
SERAMBINEWS.COM/M ANSHAR
Safaruddin, Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh 

SURYA.co.id - Melonjaknya harga tiket pesawat di Indonesia mengakibatkan banyak orang harus pintar menyiasati agar bisa mendapatkan harga tiket yang lebih murah.

Salah satunya yang dirasakan oleh Safaruddin, Direktur Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) baru-baru ini.

Kepada Serambinews.com (grup SURYA.co.id), Safaruddin menceritakan bahwa ia hendak pergi ke Malang.

Namun, karena harga tiket yang terlalu mahal sehingga ia memilih untuk melakukan perjalanan ke Malang via Malaysia.

Bahkan, ia rela membuat paspor untuk sekedar transit di Malaysia.

“Saya harus bikin paspor untuk empat orang, tiga anak dan seorang keluarga lain, padahal saya ingin pergi ke Malang yang masih dalam wilayah Indonesia,” kata Safaruddin dikutip dari Serambinews.com artikel 'Kisah Warga Aceh yang Hendak ke Malang, Bikin 4 Paspor Agar Bisa Hemat Rp 20 Juta', Minggu (13/1/2019).

Menurut Safaruddin, setelah melakukan pengecekan di beberapa situs penjualan tiket, tampak jelas perbedaan harganya.

Jika hendak menempuh penerbangan domestik dengan maskapai Garuda Indonesia, perlu biaya sebesar Rp4 juta lebih per orang untuk tiket Banda Aceh-Jakarta-Malang.

Harga tersebut membuat Safaruddin setidaknya harus mengeluarkan uang sebesar Rp24 juta untuk enam orang.

Sementara melalui jalur Banda Aceh - Kuala Lumpur - Surabaya dengan maskapai Air Asia, harga tiketnya adalah Rp950 ribu per orang.

Maka untuk 6 orang, Safaruddin hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp5.700.000.

Harga tiket tersebut, kata Safaruddin, sudah dia booking untuk penerbangan bulan Februari 2019.

“Saya bisa menghemat hampir 20 juta Rupiah,” katanya tegas.

“Dipotong biaya pembuatan empat paspor sebesar Rp1.420.000 (Rp355 ribu per paspor), untuk ongkos bus dari Surabaya ke Malang sekitar Rp500 ribu, saya masih bisa menghemat sebesar 18 juta Rupiah.”

Safaruddin merupakan salah satu pemegang kartu GarudaMiles Platinum bernomor 725 054 116 ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved