Selasa, 14 April 2026

Pilpres 2019

Giliran 25 Orang Klaim Kader PAN Sumsel Mbalelo Dukung Jokowi-Maruf

Usai DPW PAN Kalimantan Selatan mendeklarasikan diri dukung pasangan Jokowi-Maruf, giliran 25 orang di Sumsel mengklaim kader PAN deklarasi serupa.

Editor: Iksan Fauzi
surya/habibur rohman
Ribuan kader Partai Amanat Nasional menghadiri Deklarasi Tekad Kemenangan Se-Jatim di JX Internasional Surabaya, Rabu malam (7/2/2018). 

SURYA.co.id | JAKARTA - Usai DPW PAN Kalimantan Selatan mendeklarasikan diri dukung pasangan Jokowi-Maruf, giliran 25 orang di Sumatera Selatan mengklaim kader PAN deklarasi serupa.

Adanya deklarasi dari sejumlah orang direspons oleh Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno. Eddy Soeparno mengatakan telah menginstruksikan DPW PAN Sumsel (Sumatera Selatan) mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah kadernya.

"Kami instruksikan kepada DPW PAN Sumsel untuk segera menyampaikan informasi dan fakta di lapangan kepada DPP PAN dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memberikan sanksi terhadap kader yang mbalelo," ujar Eddy, Kamis(13/12).

Eddy mengatakan para kader yang mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi-Maruf tersebut merupakan kader biasa dan tidak masuk dalam jajaran kepengurusan partai.

"Kami tidak mentolerir adanya tindakan di luar ketentuan partai. DPW kami minta bertindaktegas dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai garis ketentuan partai." tuturnya.

Eddy meminta seluruh kader dan pengurus partai untuk memegang teguh komitmen mendukung Prabowo-Sandi dalam Pilpres 2019, sesuai dengan hasil Rakernas Jakarta 2018.

"Kami yakin para kader PAN berkomitmen penuh terhadap hasil Rakernas," katanya.

Eddy menepis adanya anggapan terjadi perpecahan dalam kepengurusan partai.

Mereka yang mendeklarasikan dukungan pada Jokowi bukan pengurus inti dan kepada hanya mencari mencari keuntungan pribadi.

Di Sumatera Selatan sebanyak 25 orang yang mengaku kader PAN dan mendeklarasikan diri akan mendukung calon presiden Jokowi-Maruf Amin dilaporkan ke polisi.

Mereka dipolisikan lantaran sudah merugikan para pengurus, kader dan caleg PAN yang sebenarnya sudah bulat mendukung capres Prabowo-Sandiaga Uno.

"Kami berikan waktu tiga hari kepada mereka yang mengaku sebagai kader PAN untuk minta maaf. Kalau tidak, kami akan tempuh jalur hukum," ujar Wakil Ketua Bidang Hukum DPW PAN Sumsel Darussalam.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PAN Sumatera Selatan, Rudi Apriadi menegaskan bahwa 25 orang yang mendeklarasikan mendukung pasangan calon presiden Jokowi-Maruf Amin tidak dikenal.

"Kami tidak kenal mereka, ini akan ditindaklanjuti kepada DPW. Jika pun itu memang kader kami, tentunya akan ada konsekuensi jika membelot. Kami tidak segan melakukan pemecatan," ujarnya.

Rudi pun meminta 25 orang yang mengaku sebagai kader partai PAN untuk menunjukkan bukti-bukti sebagai anggota.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved