Senin, 27 April 2026

Gerindra Ingin Usung Kadernya Sendiri Untuk Pemilihan Wali Kota Surabaya Tahun 2020

Gerindra menargetkan dapat mengusung kadernya sendiri pada Pemilihan Wali Kota Surabaya pada 2020 mendatang. Siapa kira-kira yang pantas?

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Jatim, Anwar Sadad 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menargetkan dapat mengusung kadernya sendiri pada Pemilihan Wali Kota Surabaya pada 2020 mendatang. 

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Surabaya, Sutadi saat ini menyebut beberapa nama tengah digadang diusung menjadi kandidat Calon Walikota.

Salah satu nama yang mengemuka dari internal adalah Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad.

Nama Sadad masuk dalam beberapa diskusi non-formal antar kader partai berlambang kepala Garuda ini.

Menurutnya, Sadad dapat menjadi representasi anak muda. "Pak Sadad bagus. Beliau juga masih muda," kata Sutadi kepada Surya.co.id, Minggu (9/12/2018) di Surabaya.

Tak hanya menunggu usulan kader, Gerindra Surabaya juga mengapresiasi apabila Sadad turut memiliki tekad untuk mencalonkan diri.

"Apabila berkenan maju, kami mendorong," katanya.

Jika Gerindra dapat mencalonkan kadernya sendiri, pihaknya memastikan mesin pemenangan partai akan bergerak solid.

"Kalau mesin politik, kami menggunakan sistem komando. Kami mendukung apa yang menjadi keputusan partai," tegasnya.

Erick Thohir Dorong Kaum Milenial Berani Berwirausaha

Delta Speed, Polisi Khusus yang Bertugas Memberantas Balap Liar di Sidoarjo

Namun, terkait keputusan final soal pilwali, pihaknya mengatakan masih akan dibahas dalam agenda resmi partai. Saat ini, pihaknya tengah fokus untuk memenangkan pemilu serentak 2019 terlebih dahulu.

Pada Pemilu Legisliatif mendatang, Gerindra di Surabaya menargetkan dapat meraih minimal 10 kursi (20 persen kursi DPRD Surabaya) sekaligus dapat mengantar Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Jumlah tersebut lebih tinggi dari perolehan Gerindra yang baru memiliki 5 kursi di DPRD Kota Surabaya.

Apabila Gerindra dapat meraih 20 persen dari jumlah kursi DPRD Surabaya, Gerindra dapat mengusung calonnya sendiri tanpa koalisi. "Pileg saja durung mari (belum selesai) kok. Tentu, untuk kepastiannya kami masih menungu hasil pileg," ujar pria yang juga Anggota Komisi D DPRD Surabaya ini.

Pihaknya memastikan bahwa tak akan abstain (tidak mengusung satu pun calon di Pilwali) seperti dua pilwali sebelumnya (2010 dan 2015).

"Pada 2020 kami tidak akan ketinggalan lagi," katanya.

Sebelumnya, satu diantara figur yang digadang-gadang menjadi Calon Walikota Surabaya adalah Anwar Sadad selaku sekretaris DPD Partai Gerindra Jawa Timur. Bahkan, nama Anwar Sadad sudah sudah mendapat sinyal dari ketua DPD Gerindra Jatim, Soepriyatno, untuk bisa masuk bursa calon walikota Surabaya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved