Berita Jawa Timur

Polisi yang Diserang Pakai Ketapel di Lamongan Mulai Pulih dan Berharap Matanya Normal Kembali

Kondisi Bripka Andreas Dwi Anggoro (35), polisi yang menjadi korban penyerangan menggunakan ketapel di Lamongan, berangsur-angsur membaik.

tribun jatim/Pradhitya Fauzi
Bripka Andreas didampingi istrinya saat menjalani perawatan di RS Bhayangkara, Surabaya. 

Mulanya, dua pria itu merusak kaca pos polisi di WBL dengan melempar batu.

Mengetahui hal itu, lalu Andreas mengejar kedua pelaku yang kala itu mengendarai sepeda motor Honda Supra ke arah barat.

Saat tiba di Pasar Blimbing, Kecamatan Paciran, Eko sempat menghadang Andreas.

Ketika penghadangan itu, Eko mengetapelkan kelereng hingga melukai mata sisi kanan Andreas.

Kendati terluka, Andreas masih berupaya mengejar keduanya.

Semakin mendekati korban, lalu Andreas menabrakan sepeda motornya ke kendaraan pelaku.

Seketika itu, kedua pelaku langsung terjatuh.

Sembari dibantu masyarakat, Andreas dapat meringkus kedua pelaku menuju di Polsek Brondong.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved