Senin, 4 Mei 2026

Berita Surabaya

UPN Jatim Ajak Guru Bahasa Inggris Beri Target Penguasaan Bahasa Asing pada Siswa

Usulkan ada target kemampuan bahasa di tingkat SMA, sama halnya dengan di tingkat universitas

Tayang:
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya/sulvi sofiana
Native speaker yang dihadirkan dalam workshop peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris di Surabaya, Kamis (22/11/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kemampuan Bahasa Inggris menjadi kunci dalam bersaing di dunia global.

Sayangnya, lulusan SMA tidak bisa menekuni Bahasa Inggris karena lebih fokus pada jurusannya.

Kepala Pusat Bahasa dan Kantor Urusan Internasional UPN Veteran Jatim, Wulan Retno Wigati mengungkapkan mengatasi permasalahan bahasa ini, pembelajaran bahasa harus fokus pada tingkat SD hingga SMA.

Khususnya di tingkat SMA yang akan menempuh pendidikan tinggi.

Untuk mewujudkan hal itu UPN Veteran Jawa Timur bekerjasama dengan Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kota Surabaya dalam peningkatan kompetensi guru Bahasa Inggris.

"Saya mengusulkan ada target kemampuan bahasa di tingkat SMA, sama halnya dengan di tingkat universitas yang ada targetnya di setiap level S1,S2 dan S3," ujarnya di sela workshop di Novotel Hotel, Kamis (22/11/2018)..

Dengan adanya target ini, akan ada pemicu dalam belajar siswa.

Hal ini dirasa tidak memberatkan karena saat lulus, siswa juga akan membutuhkan ketrampilan tambahan.

"Kalau untuk siswa bisa pakai target level 3 JETSET (Junior English Test Senior English Test) atau setara score 300 TOEFL. Sertifikat JETSET terakreditasi LCCI (London Chamber of Comerse Industry), kalau di tingkat universitas ya level 4,"urainya.

Ia mengungkapkan biasanya siswa sudah tidak fokus menekuni bahasa Inggris saat lulus SMA karena mereka sudah terfokus pada jurusannya.

Untuk itu dalam workshop untuk guru ini akan mendiskusikan masalah siswa Indonesia yang kesulitan mempelajari Bahasa Inggris.

Kemudian akan dibahas solusinya dan contoh model Bahasa Inggris yang menarik.

"Biasanya melibatkan native speaker untuk model pembelajaran bahasa yang menarik ini, karena dari model tubuh saja berbeda,"candanya.

Pada akhir workshop,lanjutnya, diharapkan guru mampu menghidupkan pembelajaran di sekolahnya, dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris.

Bachriyah Kurniawati, guru Bahasa Inggris SMAN 10 Surabaya mengungkapkan untuk SMA biasanya siswa antusias tetapi kadang lingkungan nggak mendukung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved