Senin, 27 April 2026

Berita Malang Raya

Launching Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan di Kota Malang, Seperti Ini Respon Pedagang

Ini merupakan pertama kalinya di Jawa Timur ada launching Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

surya/hayu yudha prabowo
Pedagang mengenakan celemek BPJS Ketenagakerjaan dalam peresmian Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan di Pasar Oro Oro Dowo, Kota Malang, Selasa (16/10/2018). 

SURYA.co.id | MALANG - Pemerintah Kota Malang kembali melakukan terobosan baru.

Kali ini Pemerintah Kota Malang melaunching Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan di pasar rakyat Oro-oro Dowo, Klojen , Kota Malang, Senin (16/10/2018).

Kegiatan tersebut juga merupakan hasil kerjasama Dinas Perdagangan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Malang.

Agenda ini merupakan upaya dari pemerintah untuk bisa meningkatkan kesejahteraan pedagang.

Sebab, selama ini pedagang tak memiliki jaminan sosial yang bisa mengcover kebutuhan mereka ketika mengalami kecelakaan kerja atau lainya.

Sehingga adanya program Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan bisa meningkatkan kepedulian para pedagang yang berada di pasar untuk bisa bergabung menjadi anggota BPJS ketenagakerjaan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang, Cahyaning Indriasari menjelaskan, ini merupakan pertama kalinya di Jawa Timur ada launching Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

Harapannya langkah awal ini bisa menjadi momentun untuk bisa membuat untuk menyadarkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk pedagang.

"Saat ini di kota Malang sendiri ada sekitar 113 badan usaha. Yang sudah bergabung ke dalam BPJS ketenagakerjaan sejumlah 3850 perusahaan. Kalau untuk tenaga kerja di kota Malang total sejumlah 416 ribu. Dari total jumlah tersebut yang sudah mendapat jaminan sosial baru 126 ribu," terangnya Selasa (16/10/2018).

Lebih lanjut, Cahyaning menambahkan, dirinya akan terus mensosialisasikan program sadar BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Sebab, masih banyak para pekerja yang belum menjadi bagian dari BPJS ketenagakerjaan di Kota Malang.

Untuk itu, sosialisasi tersebut dilakukan agar seluruh pedagang serta pekerja yang berjualan di pasar-pasar tradisional bisa mendapat jaminan sosial untuk kesejahteraan mereka.

"Untuk program yang kami tawarkan untuk pedagang di pasar ini ada jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua. Kami juga sudah melakukan MOU dengan Dinas Perdagangan. Untuk sosialisasinya akan kami kolaborasikan dengan pemkot melalui program kembali belanja di pasar tradisional," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji yang datang didampingi Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, program tersebut akan terus dikuatkan.

Bahkan dirinya akan melakukan roadshow ke RT, RW untuk bisa mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved